KETIK, BOJONEGORO – Hubungan antara insan pers dan legislatif di Kabupaten Lamongan terus diperkuat. Komisi A bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lamongan menerima audiensi Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Lamongan di ruang rapat DPRD Lamongan, Minggu, 25 Mei 2026.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog konstruktif. Audiensi tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara lembaga legislatif dengan insan media dalam mendukung pembangunan daerah yang transparan, demokratis dan berpihak kepada masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Lamongan, Dimyati, memimpin langsung jalannya audiensi didampingi anggota Komisi A Suherman serta sejumlah anggota dewan lainnya.

Sementara dari pihak PJI Lamongan hadir Ketua PJI Ir. Handoyo bersama jajaran pengurus organisasi.

Dalam kesempatan itu, Handoyo menyampaikan apresiasi atas keterbukaan DPRD Lamongan yang dinilai memberikan ruang komunikasi positif bagi insan pers.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan Jelang Iduladha, Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Sehat dan Siap Distribusi

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjaga keterbukaan informasi publik sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pers bukan hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan daerah melalui informasi yang edukatif, objektif dan membangun,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara media dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih transparan dan partisipatif.

Senada dengan itu, Humas PJI Lamongan, Nuhan Ubed, menegaskan pentingnya membangun hubungan harmonis antara media dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Lamongan, terutama di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

Baca Juga:
PLN UP3 Bojonegoro Nyalakan Listrik untuk 48 Koperasi Desa Merah Putih di Tiga Kabupaten

Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya masyarakat.

“Sinergi antara media dan pemerintah sangat penting agar iklim demokrasi tetap sehat dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar serta berimbang,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah jurnalis turut menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi media di lapangan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah soal keadilan kemitraan media, khususnya bagi media lokal.

Perwakilan media Pantura menyoroti perlunya perlakuan yang setara terhadap seluruh perusahaan media dalam mendapatkan akses informasi maupun kerja sama kemitraan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, seluruh media memiliki kontribusi yang sama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga tidak seharusnya ada diskriminasi maupun perlakuan tebang pilih.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Komisi A dan Banggar DPRD Lamongan menyatakan siap menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan insan pers.

Ketua Komisi A DPRD Lamongan, Dimyati, menegaskan DPRD Lamongan terbuka terhadap kritik, saran dan masukan dari media demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan transparan.

“Kami menyambut baik seluruh masukan dari rekan-rekan jurnalis. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan program pembangunan sekaligus menjadi kontrol sosial yang konstruktif,” ungkap Dimyati.

Ia juga menegaskan seluruh organisasi media dan aliansi pers di Kabupaten Lamongan berhak mendapatkan perhatian yang proporsional, baik dari sisi akses informasi, perlindungan maupun penghormatan secara sosial dan profesional.

Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi antara DPRD Lamongan dan insan pers demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, terbuka dan berpihak kepada masyarakat.(*)