Petani Tebu Ancam Mogok Massal Imbas Puluhan Ribu Ton Gula Rakyat Tak Terserap Pasar

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Naufal Ardiansyah

15 Agt 2025 20:03

Thumbnail Petani Tebu Ancam Mogok Massal Imbas Puluhan Ribu Ton Gula Rakyat Tak Terserap Pasar
Puluhan Petani Tebu yang tergabung di APTRI saat konferensi pers di Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menegaskan siap melakukan aksi demonstrasi besar-besaran jika pemerintah tidak segera memberikan perlindungan nyata bagi gula hasil produksi petani.

Desakan ini mencuat di tengah mandeknya penyerapan gula di pasaran yang berdampak langsung pada kelangsungan usaha para petani.

“Kami hanya menuntut hak kami. Pemerintah meminta kami mendukung percepatan swasembada, maka kami juga meminta proteksi agar gula kami bisa diserap pasar,” tegas Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPP APTRI), Sunardi Edi Sukamto di Surabaya pada Jumat 15 Agustus 2025.

Menurutnya, masa giling yang idealnya berlangsung 4-5 bulan kini terganggu. Sebagian pabrik gula (PG) bahkan berhenti beroperasi karena gudang penuh dan gula tidak keluar dari pabrik. Kondisi ini membuat petani kesulitan melanjutkan tebang angkut maupun membiayai perawatan kebun.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

“Dampaknya kami sudah kewalahan luar biasa. Beberapa PG sudah tidak bisa giling. Kalau dana bantuan ini tidak cair, jangan mimpi Indonesia bisa swasembada. Kepedulian pemerintah terhadap petani tebu kami rasa belum serius,” ujarnya.

APTRI juga menyoroti janji pencairan dana sebesar Rp1,5 triliun yang hingga kini belum terealisasi. Dana tersebut dinilai krusial untuk menyelamatkan kelangsungan produksi tebu nasional.

“Kalau dana ini tidak cair, mungkin kami akan berhenti menanam tebu. Demo adalah langkah terakhir, tergantung pemerintah mau dibawa ke mana persoalan ini,” tegasnya.

Rencana aksi besar-besaran ini diharapkan menjadi peringatan bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, agar program swasembada gula tidak hanya menjadi slogan tanpa implementasi nyata.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Foto Pembina APTRI HM Arum Sabil. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)Pembina APTRI HM Arum Sabil. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

Pembina APTRI HM Arum Sabil menegaskan bahwa pertanian tebu mayoritas itu adalah bagian dari motor penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. 

Maka dari itu, HM Arum Sabil mendorong pemerintah untuk melakukan badan koordinasi yang khusus menangani pergulaan nasional.

"Dan saya juga mengusulkan, menyarankan kepada pemerintah agar segera dibentuk badan koordinasi yang melibatkan semua pihak yang terkait dengan pergulaan nasional ini. Agar persoalan-persoalan pergulan nasional ini bisa dibicarakan dan diputuskan secara komprehensif dan terintegrasi," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Taruna-45 Labuhanbatu Gelar Baksos di Tugu Juang dan Salurkan Sembako Jelang HUT RI

Baca Selanjutnya

DPRD Batam Sahkan Perda Baru Penyelenggaraan Pendidikan, Atur 11 Poin Strategis

Tags:

Gula gula jatim APTRI APTRI demo stok gula H.M Arum Sabil surabaya Petani Tebu

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar