Petani di Jawa Timur Sudah Bisa Tebus Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026

Jurnalis: Paramita
Editor: Al Ahmadi

2 Jan 2026 17:39

Thumbnail Petani di Jawa Timur Sudah Bisa Tebus Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026
Pupuk Indonesia pastikan petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi di seluruh agen per tanggal 1 Januari kemarin. (Foto: PT Pupuk Indonesia)

KETIK, SURABAYA – Petani di Jawa Timur kini sudah bisa menebus pupuk bersubsidi sejak hari pertama tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian ketersediaan sarana produksi pertanian tepat waktu, sehingga petani dapat langsung melakukan pemupukan tanpa menunggu lama.

General Manager (GM) 3 PT Pupuk Indonesia (Persero) Taufiek menyampaikan, dengan persiapan yang matang, sistem penebusan pupuk bersubsidi mulai beroperasi tepat pukul 00.00 WIB pada Rabu, 1 Januari 2026.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya terkendala administrasi tahun sebelumnya, jadi tidak bisa langsung seperti tahun ini,” ujar Taufiek dalam keterangannya di Madiun, Jumat, 2 Januari 2026.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

Ia menjelaskan, sejumlah petani sudah memanfaatkan layanan penebusan di awal tahun setelah mendapat informasi adanya komitmen pemerintah untuk menyediakan pupuk bersubsidi sejak 1 Januari dengan mekanisme yang lebih sederhana.

“Dari laporan tanggal 1 Januari kemarin sudah ada petani di wilayah Jember dan Bondowoso yang menebus pupuk bersubsidi. Ini menjadi bukti kesiapan Pupuk Indonesia dalam melayani petani memenuhi kebutuhan pupuknya. Penebusan pupuk bersubsidi bisa dilakukan beberapa menit setelah pergantian tahun atau per 1 Januari 2026,” katanya.

Taufiek menyebut, proses penebusan pupuk bersubsidi kini semakin mudah. Petani yang sudah terdaftar cukup datang ke kios resmi dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penebusan dapat dilakukan sesuai alokasi yang tersedia dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru yang telah diturunkan sebesar 20 persen.

Baca Juga:
Silaturahmi Dirut PT Pupuk Indonesia ke PPMH 02 Tuban, Minta Doa untuk Kemandirian Pangan

Untuk tahun 2026, alokasi pupuk bersubsidi bagi sektor pertanian ditetapkan sebesar 9,55 juta ton, jumlah yang sama dengan alokasi tahun 2025. Sementara itu, alokasi pupuk bersubsidi untuk pembudidaya ikan mencapai 295.676 ton.

Pupuk bersubsidi sektor pertanian hanya dapat ditebus oleh petani yang terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Kementerian Pertanian.

Adapun pembudidaya ikan wajib terdaftar dalam Elektronik Rencana Penyediaan dan Penyaluran Subsidi Pupuk (e-RPSP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dengan sistem yang sudah siap sejak awal tahun, petani diharapkan dapat lebih tenang dalam menghadapi musim tanam dan menjaga produktivitas pertanian tetap optimal.(*)

Baca Sebelumnya

Super Flu Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Batu Imbau Warga Perketat PHBS dan Prokes

Baca Selanjutnya

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah Ajak Masyarakat Menata Makna Cinta di Awal Tahun 2026

Tags:

Pupuk indonesia Pupuk bersubsidi Petrokimia Pertanian madiun Pupuk Subsidi petani Jawa Timur e-RDKK awal tahun 2026

Berita lainnya oleh Paramita

Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Pasokan Listrik Jaringan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

25 Desember 2025 12:10

Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Pasokan Listrik Jaringan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Khofifah Selamatkan Petani Tomat Jatim! Perintahkan Pemda Wajib Serap

26 September 2025 22:31

Khofifah Selamatkan Petani Tomat Jatim! Perintahkan Pemda Wajib Serap

Waspadai Terlibat Judol-Pinjol, Ratusan HP Anggota Korem Madiun Diperiksa

21 Agustus 2025 00:03

Waspadai Terlibat Judol-Pinjol, Ratusan HP Anggota Korem Madiun Diperiksa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H