KETIK, JAKARTA – Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, memulai kunjungan kenegaraan ke China pada 13–17 November 2025.
Ia tiba di China pada Rabu, 13 November. Kunjungan ini menjadi yang pertama dilakukan oleh seorang raja Thailand yang sedang berkuasa.
Raja Vajiralongkorn hadir memenuhi undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang terjalin sejak 1975.
Dalam pernyataannya, pemerintah Thailand menegaskan bahwa perjalanan ini “menggarisbawahi persahabatan yang mengakar serta saling pengertian yang dimiliki antara Thailand dan Tiongkok di semua tingkatan.”
Baca Juga:
Perkuat Adaptasi Ekonomi Hijau, Kadishut Jatim Sambang CDK Wilayah MadiunDilansir dari BBC, Raja dan Ratu Suthida dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi penting, seperti Kuil Buddha Lingguang dan Kota Dirgantara Beijing.
Xi Jinping juga akan menggelar jamuan kenegaraan untuk menyambut keluarga kerajaan Thailand.
Kunjungan ini merupakan perjalanan kenegaraan besar pertama Raja Vajiralongkorn sejak naik takhta sembilan tahun lalu.
Sementara itu, ayahnya, Raja Bhumibol, pernah melakukan kunjungan luar negeri bergengsi ke Amerika Serikat pada 1960-an.
Baca Juga:
Sambang dari Bumi Gunung Kidul! Bangun Kolaborasi Inspiratif, Perumda Air Minum Surya Sembada Tingkatkan Kualitas LayananMeski Thailand secara resmi menjadi sekutu militer AS, hubungan Thailand-Tiongkok semakin erat dalam beberapa tahun terakhir.
Sebaliknya, hubungan dengan Washington menurun akibat kritik AS terhadap kondisi hak asasi manusia di Thailand pada era Presiden Donald Trump, serta persepsi bahwa AS tidak lagi berkomitmen seperti dahulu kepada sekutu-sekutunya di Asia.