Pertama dalam Sejarah! APBN Bisa Dirasakan Nyata Rakyat Melalui Makan Bergizi Gratis

Editor: Aziz Mahrizal

16 Okt 2025 16:07

Thumbnail Pertama dalam Sejarah! APBN Bisa Dirasakan Nyata Rakyat Melalui Makan Bergizi Gratis
Presiden Prabowo Subianto meninjau program MBG di SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Kota Bogor pada Senin, 10 Februari 2025. (Foto: Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

KETIK, JAKARTA – Dampak pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disebut baru kali ini dapat langsung dirasakan nyata oleh masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal. Sebagai anggota DPR yang pernah bekerja di Badan Anggaran, Cucun melihat perubahan mendasar dalam mekanisme penganggaran yang memungkinkan anggaran negara langsung menyentuh publik.

“Baru kali ini APBN ini bisa langsung dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Cucun mencontohkan, uang anggaran untuk Program MBG disalurkan tidak melalui jalur birokrasi yang panjang, sehingga penyalurannya lebih cepat sampai ke tangan masyarakat meskipun ada pro dan kontra publik mengenai pelaksanaannya.

Baca Juga:
Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji. Ia menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian rakyat karena mampu membuka banyak peluang kerja dan usaha di berbagai daerah.

Menurutnya, salah satu dampak ekonomi paling nyata dari pelaksanaan MBG adalah terciptanya lapangan kerja baru di tingkat lokal. Melalui keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, banyak masyarakat yang bisa terserap sebagai tenaga kerja.

“Setiap satu dapur atau SPPG bisa menyerap hingga 47 orang tenaga kerja. Jadi, MBG ini bukan hanya bicara soal gizi masyarakat, tapi juga membuka peluang ekonomi baru,” ujar Nuroji dalam kegiatan sosialisasi MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Kota Bekasi, Rabu, 15 Oktober 2025.

Ia mencontohkan, di Kota Bekasi saja dibutuhkan sekitar 200 unit dapur SPPG untuk menunjang pelaksanaan program MBG, namun hingga kini baru sekitar 100 unit yang berdiri.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

“Artinya, masih ada potensi besar untuk menambah dapur baru. Ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Bekasi yang membutuhkan pekerjaan atau ingin berkontribusi dalam program ini,” jelasnya.

Selain menyerap tenaga kerja, Program MBG juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal, baik untuk mendirikan dapur atau SPPG secara mandiri, maupun menjadi pemasok bahan baku seperti sayur-mayur, ikan, telur, dan kebutuhan lainnya.

“Bagi masyarakat yang memiliki modal, bisa mendaftar menjadi mitra untuk mendirikan dapur MBG. Sedangkan bagi pelaku usaha kecil, bisa menjadi pemasok bahan baku. Jadi perputaran ekonomi di daerah pun ikut hidup,” tambah Nuroji.

Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi BGN, Anyelir Puspa Kemala, turut menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk investasi ganda, yakni pada kesehatan dan gizi anak bangsa serta penguatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), mengingatkan pentingnya menjaga higienitas dan ketertiban dalam proses pengolahan dan pendistribusian makanan di dapur SPPG.

Ia menegaskan bahwa setiap menu harus disiapkan secara seimbang, memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, dan dipastikan layak konsumsi.

“Program MBG merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan standar kebersihan,” ujarnya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, MBG tidak hanya berperan meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan angka stunting, mendukung konsentrasi belajar, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan cakupannya diperluas agar seluruh siswa di berbagai daerah dapat merasakan manfaatnya secara berkesinambungan,” tutup Titiek. (*)

Baca Sebelumnya

Tagline 'Mbatu Sae Sedoyo Sae' Menggema dalam Rapat Paripurna Peringati Hari Jadi Ke-24 Kota Batu

Baca Selanjutnya

Wali Kota Malang Perkuat Sanitasi Masyarakat Menuju STBM 5 Pilar Paripurna

Tags:

Makan bergizi gratis MBG Prabowo Subianto prabowo Presiden Prabowo program MBG APBN

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

9 April 2026 08:59

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar