KETIK, KEDIRI – Kesempatan menempuh pendidikan tinggi kini semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat Kota Kediri. Hadirnya layanan pendidikan yang dapat membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia terus didorong.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Kantor Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Joyoboyo Kota Kediri oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengelola SALUT Joyoboyo dan keluarga besar Universitas Terbuka. Semoga hadirnya kantor baru ini semakin memperkuat pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat," kata Mbak Wali di Kantor SALUT Joyoboyo beralamat di Jalan Pemuda No 20 Kota Kediri, Rabu 30 September 2026.
Mbak Wali mengatakan keberadaan SALUT memiliki peran penting dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat. Melalui SALUT, masyarakat dapat lebih mudah memperoleh informasi, pelayanan administrasi akademik, serta pendampingan dalam menempuh pendidikan di Universitas Terbuka.
Layanan SALUT Joyoboyo tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kota Kediri, tetapi juga menjangkau masyarakat dari Nganjuk, Tulungagung, Blitar, hingga Trenggalek. Dengan cakupan layanan tersebut, keberadaan SALUT Joyoboyo diharapkan dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Baca Juga:
Permudah Warga Kota Kediri Bayar Pajak, Mbak Wali Luncurkan SAPADANA Versi TerbaruSelain akses layanan yang lebih dekat, Universitas Terbuka memberikan sistem pembelajaran yang fleksibel. Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang bekerja, ibu rumah tangga, maupun masyarakat dengan keterbatasan waktu untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi.
"Ini yang perlu terus kita dorong. Karena saya percaya, kesempatan untuk belajar tidak boleh berhenti hanya karena usia, pekerjaan, ataupun kesibukan. Selama ada kemauan untuk maju, jalannya harus kita buka seluas-luasnya," imbuhnya.
Menurutnya, kehadiran SALUT Joyoboyo juga sejalan dengan semangat Kota Kediri MAPAN. Untuk membawa Kota Kediri semakin maju, dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus belajar. Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan hal tersebut.
Di sisi lain, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan Universitas Terbuka dan pemanfaatan teknologi digital juga sejalan dengan semangat smart living yang terus dikembangkan di Kota Kediri.
Baca Juga:
Financial Journalist Class Perkuat Literasi Transformasi Digital Perbankan dan Jaminan PensiunPemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran diharapkan turut mendorong peningkatan literasi dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara produktif.
Mbak Wali juga berpesan agar keberadaan Kantor SALUT Joyoboyo tidak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi ruang yang memberikan kemudahan dan pendampingan bagi mahasiswa.
"Jadikan kantor ini bukan sekadar tempat mengurus administrasi. Jadikan sebagai tempat masyarakat mendapatkan pelayanan yang ramah, cepat, terbuka, dan mudah. Bantu mahasiswa ketika mengalami kesulitan, dampingi mereka, dan buat mereka merasa bahwa ada tempat yang bisa diandalkan selama menempuh pendidikan," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Malang, Rini Yayuk, mengatakan Kantor SALUT Joyoboyo Kota Kediri didirikan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Dengan pelayanan yang semakin baik, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menurutnya, SALUT tidak hanya memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berkumpul dan berdiskusi.
"Saya berterima kasih sekali kepada SALUT Joyoboyo yang sudah berkembang. Saya juga berterima kasih kepada Ibu Wali Kota yang telah bekerja sama memberikan beasiswa pendidikan PAUD," ujar Rini.
"Semoga kerja sama kita terus berlanjut karena tujuan kita sama, yaitu meningkatkan Angka Partisipasi Kasar menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.(*)