KETIK, JAKARTA – Jumlah penghafal Al Quran di Indonesia dalam satu dekade terus meningkat. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan perkembangan para penghafal bersanad.
Atas dasar itu, lembaga Internasional Al Ma’sharawy Al Alamy secara resmi dibentuk.
Lembaga ini bertujuan untuk memperkuat dan menyebarkan pengajaran Alquran, bersanad dari Indonesia ke seluruh dunia.
"Fokus lembaga ini adalah pada ilmu qiraat dan sanad Alquran, kami akan meningkatkan literasi tersebut , " ucap KH Bachtiar Nasir di Aula Kampus Yarsi, Jakarta Pusat Rabu, 13 Agustus 2025.
Baca Juga:
Noussair Mazraoui Berencana Pensiun Usai Piala Dunia 2026, Ingin Fokus Hafal Al-Qur’an dan Jadi Imam MasjidSelanjutnya, ustaz lulusan Universitas Islam Madinah tersebut mengatakan lembaga ini bertujuan memperkuat dan menyebarkan pengajaran Al Quran bersanad dari Indonesia ke seluruh dunia.
"Dimulai dari Indonesia dan akan menyebar ke internasional" ujarnya.
KH Bachtiar Nasir juga menegaskan bahwa lembaga ini akan berbentuk perkumpulan, bukan yayasan, dengan harapan dapat memiliki perwakilan di setiap kabupaten dan kota di Indonesia.
"Lembaga ini murni ilmiah dan keagamaan, tidak berafiliasi dengan politik atau bisnis," ujarnya.
Baca Juga:
Usai Bela Islam, Lamine Yamal Dapat Serangan Rasis dari Fans Atlético MadridLembaga ini mengadopsi dari Mesir dan juga pengajarnya berasal dari Al Azhar. Dengan demikian akan melahirkan pengajar Al Quran berkualitas.
"Lima tahun kedepam kita punya target 1000 guru quran bersanad dan akan lahir dari lembaga ini," harapnya.
Peluncuran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, pengajar dari Mesir, Qatar, Sudan serta para pegiat Alquran dari berbagai daerah di Indonesia. (*)