KETIK, GRESIK – Berbagai cara unik dilakukan oleh masyarakat untuk memperingati hari kemerdekaan. Salah satunya adalah Rukun Nelayan Pangkahkulon Gresik yang mengadakan karnaval laut dengan pengibaran bendera merah putih sepanjang 45 meter dan lebar 1 meter di Sungai Bengawan Solo, Ujungpangkah Gresik, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ratusan perahu/kapal nelayan yang berisikan warga Pangkah Kulon, beriringan layaknya karnaval yang dimulai dari Dusun Kalingapuri lalu menuju ke Sungai Bengawan Solo. Kapal-kapal tersebut diberi ornamen merah putih untuk menyemarakkan hari kemerdekaan.
Tepat di tengah tengah Sungai Bengawan Solo, bendera merah putih dengan panjang 45 meter dan lebar 1 meter dibentangkan ke beberapa perahu nelayan. Setelah terbentang, seluruh warga menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya layaknya upacara di tengah Sungai.
Ketua Rukun Nelayan Pangkahkulon, Latif, menyampaikan bahwa pengibaran bendera raksasa di tengah Sungai ini adalah kegiatan menyemarakkan hari kemerdekaan.
Baca Juga:
Penambang Pasir di Sungai Bengawan Solo yang Tenggelam Belum Ditemukan"Pemilihan panjang 45 meter adalah sebagai penanda bahwa kita bangsa Indonesia merdeka pada tahun 1945, kita ambil tahun kemerdekaannya," ujarnya.
Ke depannya, Latif mengatakan bahwa karnaval laut akan lebih meriah dengan penambahan jumlah peserta (nelayan) yang mengikuti karnaval laut.
"Di tahun depan, jumlah peserta akan bertambah, semoga dengan pengibaran bendera bersama ini bisa membuat Rukun Nelayan Pangkahkulon semakin guyup dan semakin solid antar anggota. Jadi bukan hanya mengenai rasa nasionalisme," jelasnya.
Salah satu anggota Rukun Nelayan, Nuril Anwar, mengaku antusias dengan pengibaran bendera di tengah Sungai Bengawan Solo ini.
Baca Juga:
Koordinasi Penanganan Bencana, Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Bersama BBWS Solo"Tentunya luar biasa, memperingati hari kemerdekaan dengan kawan-kawan nelayan melakukan pengibaran bendera di Sungai Bengawan Solo. Bukan hanya mengingatkan kami (nelayan) mengenai nasionalisme, tetapi juga rasa kebersamaan dan kesolidan antar nelayan di Pangkahkulon," pungkasnya. (*)