KETIK, BREBES – Meneladan semangat kepedulian Raden Ajeng Kartini, tim kesehatan dari Puskesmas Jatirokeh Brebes Jawa Tengah menggelar aksi kemanusiaan dengan menyambangi langsung rumah warga yang membutuhkan layanan kesehatan khusus (jemput bola). 

Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Kepala Puskesmas Jatirokeh, Cipto Sudrajat bersama Bidan Wahyuningsih, S.ST (Kepala TU) beserta anggota tim Nakes Door to Door lainnya pada Selasa 21 April 2026 ini menyasar keluarga rentan di pelosok desa guna memastikan akses kesehatan yang merata.

Salah satu titik fokus kunjungan adalah kediaman pasangan suami istri Siti Aisyah (43) dan Ansor (45), warga RT 09/01 Dukuh Dawuhan Desa Wanatawang Kecamatan Songgom.

Kehadiran tim medis di rumah sederhana tersebut membawa misi ganda, yakni penanganan anak berkebutuhan khusus serta pemantauan kesehatan ibu pasca-persalinan.

Baca Juga:
Peringati Hari Kartini, Massa di Bojonegoro Soroti Isu Kesetaraan

Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan fisik mendalam terhadap anak pasangan tersebut yang memiliki kebutuhan khusus. Langkah ini diambil untuk memastikan sang anak mendapatkan intervensi medis yang tepat meski berada jauh dari pusat layanan kesehatan.

Tak hanya itu, Siti Aisyah yang baru saja melahirkan juga tak luput dari perhatian. Tim medis melakukan pengecekan kesehatan rutin guna mencegah komplikasi pasca-melahirkan dan memberikan edukasi mengenai perawatan bayi serta pemenuhan gizi keluarga. Dalam giat tersebut juga disertakan penyerahan bantuan untuk keluarga pasien.

"Giat ini adalah bentuk nyata semangat Kartini di masa kini. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun akses," ujar Kepala Puskesmas Jatirokeh kepada media.

Aksi jemput bola ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Dukuh Dawuhan, sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus hadir menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.(*)