Peringati Hari AIDS Sedunia, Dinkes Pacitan Ajak Warga Hidup Bersih dan Hindari Risiko Penularan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

1 Des 2025 16:59

Thumbnail Peringati Hari AIDS Sedunia, Dinkes Pacitan Ajak Warga Hidup Bersih dan Hindari Risiko Penularan
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustiko Aji saat menyampaikan program penanganan HIV AIDS, Senin, 1 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada Senin, 1 Desember 2025 menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan Pacitan untuk kembali mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih serta menghindari berbagai faktor risiko penularan HIV AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustiko Aji menjelaskan bahwa upaya pencegahan terus dilakukan secara menyeluruh. Termasuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan layanan dan menghapus stigma terhadap ODHIV.

"Hak untuk sehat itu setara bagi semua warga. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memahami risiko, melakukan pemeriksaan, dan menjaga perilaku hidup bersih agar terhindar dari penularan HIV," ujar Daru.

Ia memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah, termasuk melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus and Acquired Immunology Deficiency Syndrome (HIV AIDS).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Dalam kebijakan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya kerangka penanggulangan yang terarah, mulai dari edukasi, pencegahan, hingga penanganan bagi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Selain itu, Dinas Kesehatan Pacitan terus melakukan skrining pada kelompok berisiko.

Sasaran skrining meliputi ibu hamil, calon pengantin, pasien TB, pasien Infeksi Menular Seksual (IMS) atau yang memiliki keluhan terkait IMS, pasien hepatitis, warga dengan tanda penurunan imunitas, pasangan ODHA, warga binaan, laki-laki seks dengan laki-laki, serta penjaja seks.

"Kami berharap masyarakat tidak takut untuk melakukan pemeriksaan. Deteksi dini justru menjadi kunci untuk memutus mata rantai penularan," kata Daru.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Ia juga mengajak masyarakat menghilangkan stigma terhadap ODHA.

Menurutnya, penanganan HIV AIDS membutuhkan dukungan semua pihak agar upaya kesehatan berjalan efektif dan berkelanjutan.

"Mari saling mendukung. Jangan ada diskriminasi. Setiap orang berhak mendapat layanan kesehatan yang layak," tuturnya.

Melalui peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini, Dinas Kesehatan Pacitan menegaskan komitmen untuk memperluas edukasi dan memperkuat layanan kesehatan, seiring dengan terus meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan HIV AIDS.(*)

Baca Sebelumnya

Jembatan Brawijaya Kota Kediri Ditutup Sementara untuk Perbaikan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya!

Baca Selanjutnya

Empati Terus Mengalir, Bantuan Jamaluddin Idham Sasar Korban Banjir di Aceh Utara

Tags:

HIV Aids Hari AIDS Sedunia Dinas Kesehatan Pacitan Kesehatan Masyarakat pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H