Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

29 Mei 2023 00:45

Thumbnail Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia
Senam yang dilakukan ibu dan bapak lansia dalam komunitas Pasela (Paguyuban Senam Lansia) Happy di kawasan Tandes. (Foto: Kuncoro S/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Hari Lansia Nasional (HLN) ditetapkan  pemerintah setiap 29 Mei. Berdasakan ketetapan dari WHO, orang menginjak usia 56 tahun masuk kategori usia tua (elderly). Pada  usia tersebut ternyata banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun mereka masih bisa dikatakan usia tua produktif.

Bila mendengar kata usia lanjut banyak yang menafsikan masa tua yang tidak bisa berbuat banyak terhadap kehidupan. Namun usia lanjut di zaman milenial ini masih banyak lansia yang produktif. Misalnya masih bekerja dan memberikan pemikiran yang sehat untuk kepentingan masyarakat.

Produktif berarti masih bisa memberikan sumbangsih bagi kehidupan orang lain, diri sendiri maupun lingkungan. Apabila selama bekerja, waktu dan tenaga dicurahkan pada pekerjaan. Pada saat usia lanjut bisa dialihkan kepada sesama, misalnya, kegiatan keagamaan, kegiatan sosial,  dan lainnya.

Menurut WHO (World Health Organization) klasifikasi usia terbagi sebagai berikut: Kelompok pertengahan (middle age) usia 45-54 tahun; lansia elderly yaitu kelompok usia 55-65 tahun; lansia muda (young old) yaitu kelompok usia 66 -74 tahun; lansia tua (old) yaitu kelompok 75 -90 tahun.

Baca Juga:
Pemkab Lebak Terapkan Sistem Kerja Fleksibel ASN, 29-31 Desember

Dalam kehidupan lansia ternyata banyak perubahan. Terutama dalam hal kesehatan dan perilaku. Masalah kesehatan, misalnya harus bisa menjaga pola makan yang disesuaikan kondisi usia. Tujuannya menjaga kesehatan agar tetap dalam kondisi prima.

Bagi lansia yang kesehatannya tetap fit, merupakan nikmat yang harus disyukuri. "Sehat itu mahal," demikian ucapan sebagian lansia bila saling bertemu sesama teman. Hidup pada usia 55 hingga 70 tahun harus menjadi lansia yang Smart, sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermanfaat.

Menurut Dr. dr. Andi Sofyan Hasban, jumlah lansia di negeri ini  semakin banyak. Menginjak usia lanjut, 55 -60 tahun sel-sel di dalam tubuh banyak yang menyempit karena faktor usia. Bahkan banyak sel yang mati. Karena itu, lansia banyak yang mengalami gerak lambat, daya ingat menurun.

Pada usia di atas mulai banyak penyakit yang muncul. Misalnya darah tinggi, kencing manis, jantung, kolestrol , dan ginjal. Penyakit ini mulai muncul pada lansia berusia 55-60 tahun. Bila merasa terkena penyakit jangan bosan-bosan berobat ke dokter dan lakukan secara rutin.

Baca Juga:
Manfaat Mengonsumsi Garam untuk Kesehatan

Andi mengajak Lansia harus banyak bergerak. Lakukanlah olahraga ringan setiap hari sesuai kemampuan. "Lebih penting menjaga gizi   dengan baik," ujarnya.

Dia mengharapkan lansia harus hidup  berkualitas dan  tetap bisa menolong dirinya sendiri.  Yang lebih penting  tidak menjadi beban  orang lain.

"Lansia diharapkan bisa hidup bahagia," kata Andi dalam keterangannya via Instagram.

Pada diri lansia, kata Andi diperlukan rasa kebahagiaan dan sering  menjalin silahturami. Sebab,  dengan cara demikian salah satu hormon di otak akan tinggi kadarnya. "Hiduplah yang berkualitas dan tidak membebani orang lain," pintanya.

Beberapa lansia menyambut baik adanya peringatan Hari Lansia Nasional (HLN). Sebab, kehidupan Lansia membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah dan pihak keluarga.

Koesnan Soekandar, 79 tahun pada satu kesempatan mengatakan kepada ketik.co.id bahwa memasuki masa lansia perlu menjaga kesehatan sebaik mungkin. Lelaki mantan jurnalis senior Surabaya ini menjelaskan, lansia harus menikmati hidup bahagia. Hidup jangan neko-neko (macam-macam). "Secara rutin rajin-rajinlah periksa ke dokter bila ada keluhan," katanya.

Sementara itu, Ibu Fauzi, 65 tahun, yang tinggal di kawasan Wisma Tengger mengatakan, lansia harus hidup happy dan bersemangat berolahraga. Saya rutin latihan tenis sejak muda. Olahraga yang saya tekuni  bukan mencari prestasi. Hanya satu keinginan agar badan tetap sehat," katanya saat ditemui di lapangan tenis.

Lain lagi denga Abah Subiono, 72 tahun, mantan karyawan Perum DAMRI Surabaya ini sehari-hari beraktivitas sebagai takmir masjid. Dia juga aktif olahraga terapi Lien Tien Kung. (*)

Baca Sebelumnya

Gibran Jadi Jurkam Pilpres 2024, Ganjar: Komitmen Beliau Luar Biasa

Baca Selanjutnya

Warga Pasuruan Tumplek Blek Menonton Karnaval Ragam Budaya Indonesia

Tags:

Hari Lanjut Usia Nasional 29 Mei WHO

Berita lainnya oleh Kuncoro S.

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

16 Juni 2023 11:51

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

9 Juni 2023 14:35

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

6 Juni 2023 15:25

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

6 Juni 2023 02:30

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

1 Juni 2023 15:02

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

Semanggi Suroboyo dan  Lontong Balap Wonokromo, Kuliner Legenda Metropolis

26 Mei 2023 14:28

Semanggi Suroboyo dan  Lontong Balap Wonokromo, Kuliner Legenda Metropolis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H