Perdagangan Orang Masih Mengintai Calon Pekerja Migran, Dinsos Kota Malang Tangani 88 Kasus Sepanjang 2025

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

14 Jun 2025 14:58

Thumbnail Perdagangan Orang Masih Mengintai Calon Pekerja Migran, Dinsos Kota Malang Tangani 88 Kasus Sepanjang 2025
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito menjelaskan TPPO masih mengancam calon pekerja migran. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) masih mengancam calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pasalnya hingga pertengahan tahun 2025, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang telah menangani 88 kasus TPPO. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito menjelaskan terdapat 2 gelombang aduan TPPO yang disampaikan oleh Polresta Malang Kota. 

"Ada 2 kejadian, yang kemarin 40 dan sekarang 48 kasus. Tapi ini sudah ditangani Polresta, kami menangani pascanya," ujarnya, Sabtu 14 Juni 2025. 

Setelah operasi yang dilakukan Polresta Malang Kota, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang bertugas mealkukan assessment di safe house. Hal tersebut salah satunya untuk membantu proses pemulangan. 

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

"Kalau di safe house itu penanganan dari kami ya sesuai SOP. Jadi mulai didata orang-orangnya, kemudian kami lakukan asesmen sesuai dengan kebutuhannya secara psikososial. Maksudnya untuk mengetahui apakah dia ada trauma atau tidak," lanjutnya. 

Pada proses assessment, Dinsos menggali informasi lebih lanjut terkait latar belakang keberangkatan para korban. Dari proses itulah terungkap apakah korban pergi atas kemauan sendiri atau karena dipaksa. 

Hasil tersebut diserahkan kepada Polresta Malang Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut hingga pemulangan korban ke tempat asal. 

"Untuk 48 orang kemarin itu tidak perlu penanganan lanjutan makanya tidak kami lanjutkan ke provinsi atau kami panggilkan psikologi," katanya. 

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

Para korban juga tidak mendapatkan kekerasan fisik, meskipun merasa tertipu. Terlebih dari pengakuan korban, keputusan untuk bekerja di luar negeri dilatarbelakangi oleh keinginan meningkatkan pendapatan. 

Donny mengaki bahwa sebagian besar korban TPPO bukan berasal dari Kota Malang. Mereka juga didominasi oleh pekerja perempuan. 

"Jadi kami ini terkait pada penanganan masyarakat rentan, baik itu perempuan ataupun anak-anak. Nah kebetulan kalau masalah TPPO kemarin hampir semua perempuan," ucap Donny. (*) 

Baca Sebelumnya

Terjerat Kasus Korupsi Lahan, Eks Direktur Polinema Akan Ajukan Praperadilan

Baca Selanjutnya

Ada Kelonggaran dari Mendagri, Hotel di Kota Malang Siap Sambut Tamu Dinas

Tags:

TPPO perdagangan orang Pekerja Migran Calon Pekerja Migran PMI #Kota Malang Dinsos-P3AP2KB kota malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda