Perangi Stunting, BKKBN Jatim Terjunkan 31 Ribu Tim ke Desa-Desa

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Moana

31 Jul 2023 04:45

Thumbnail Perangi Stunting, BKKBN Jatim Terjunkan 31 Ribu Tim ke Desa-Desa
Kepala BKKBN Jatim, Maria Ernawati. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Untuk mengurangi angka bayi lahir stunting Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur sejauh ini telah melakukan pendampingan kepada sekitar 180 ribu ibu hamil.

Pendampingan dilakukan melalui aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (Elsimil). Aplikasi ini berguna untuk mendata riwayat kesehatan calon pengantin dan juga para ibu hamil/pasca persalinan dan ibu yang memiliki balita.

"Data terakhir sejauh ini kita sudah mendampingi 180 ribu ibu hamil. Dibantu dengan Aplikasi Elsimil untuk memudahkan pemantauan. Sejauh ini sudah sekitar 60 persen ibu hamil memanfaatkan aplikasi tersebut," jelas Kepala BKKBN Jatim, Maria Ernawati, Senin (31/7/2023).

Selain itu BKKBN Jatim juga menerjunkan tim pendamping keluarga secara langsung ke berbagai desa di Jawa Timur.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Setiap berjumlah 3 orang yang terdiri dari bidan atau nakes, anggota PKK dan kader KB. Tim ini bertugas untuk melaksanakan pendampingan kepada calon pengantin dan calon pasangan usia subur, keluarga dan keluarga yang berisiko stunting.

Foto Kantor BKKBN Jatim. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)Kantor BKKBN Jatim. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Pendampingan ini meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial serta surveilans untuk mendeteksi dini faktor resiko stunting.

Untuk menurunkan angka stunting Intervensi yang paling menentukan adalah mempersiapkan calon ibu, memberikan pelayanan maksimal kepada ibu hamil dan memastikan persalinan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

"Kita menerjunkan sekitar 31.243 tim yang tersebar ke berbagai desa di Jawa Timur. Mereka ini nantinya bertugas melakukan pendampingan langsung di wilayah rentan stunting," tambahnya.

Diharapkan melalui program yang telah dilakukan oleh BKKBN Jatim dapat menurunkan angka stunting di Jawa Timur. Saat ini angka prevalensi stunting di Jatim berkisar 19,2 persen pada tahun 2022. Angka ini terus mengalami penurunan, dimana pada tahun 2021, angka stunting mencapai 23,5 persen.

"Lalu tahun 2023 ini, targetnya turun hingga 16 persen dan tahun 2024 mendatang angkanya bisa 14 persen. Namun kalo bisa ibu gubernur minta angkanya 13,5 persen,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

UNUSA dan UMM Masuk 10 Besar PTS Terbaik versi Webometrics

Baca Selanjutnya

Peringati Hari Bhayangkara dan HUT Polwan, Polres Sukabumi Gelar Santunan Anak Yatim

Tags:

BKKBN Jatim Maria Ernawati Stunting Tim Pendamping Keluarga elsimil Jawa timur

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar