Peragakan 55 Adegan, Polres Kediri Kota Gelar Rekonstruksi Penganiayaan Santri asal Banyuwangi

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Mustopa

29 Feb 2024 11:48

Thumbnail Peragakan 55 Adegan, Polres Kediri Kota Gelar Rekonstruksi Penganiayaan Santri asal Banyuwangi
Proses rekonstruksi empat tersangka penganiayaan santri asal Banyuwangi di Mapolres Kediri Kota, Kamis (29/2/2024). (foto : isa/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Aparat Kepolisian dari Satreskrim Polres Kediri Kota menggelar rekonstruksi dugaan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya seorang santri asal Banyuwangi di Ponpes Al-Hanafiyyah, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/2/2024).

Rekonstruksi ini digelar secara tertutup dengan memperagakan 55 adegan di Gedung Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri Kota. 

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji saat dikonfirmasi mengatakan, tujuan digelarnya rekontruksi ini adalah untuk membuat terang suatu tindak pidana, agar terjadi kesesuaian antara keterangan tersangka maupun keterangan saksi dengan perbuatan yang dilakukan.

"Hari ini kita gelar rekonstruksi dengan mengikutsertakan baik dari penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota, kemudian jaksa dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, ada pendampingan juga dari bawas dan perwakilan dari pendukung bantuan hukum dari tersangka," katanya. 

Baca Juga:
Berdasar Hisab Falakiyah, Ponpes Al Falah Ploso Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026

Dalam rekonstruksi ini terdapat 55 adegan yang diperankan oleh 4 orang yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Keempat tersangka itu hadir dalam rekonstruksi, masing-masing diantaranya berinisial NN (18) siswa kelas 11 asal Sidoarjo, MA (18) siswa kelas 12 asal Kabupaten Nganjuk, AF (16) asal Denpasar Bali, dan AK (17) warga Surabaya. Mereka semua merupakan santri kakak tingkat korban di Ponpes Al Hanafiyyah.

"Tadi ada tiga TKP yang peragakan ulang, TKP pertama ada 3 adegan, kedua ada 12, dan terakhir ada 40 adegan," papar AKBP Bramastyo. 

Secara keseluruhan, lanjut Kapolres Kediri Kota, dari kesaksian selama Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan rekonstruksi hari ini tidak ada perubahan. 

Baca Juga:
Tim Wasops Itwasda Polda Jatim Cek Pos Pelayanan di Alun-Alun Kota Kediri

"Semua (fakta) pada rekonstruksi ini masih sama dengan BAP kemarin," jelasnya.

Terkait dengan motif para tersangka melakukan bentuk penganiayaan dengan cara memukul korban, AKBP Bramastyo memastikan hal ini didasari kesalahpahaman atau rasa kesal dari senior dengan juniornya dalam lingkup asrama pondok pesantren.

Sedangkan untuk hasil visum pada tubuh korban, pihaknya masih menunggu dari tim dokter. 

"Hasil pemeriksaan sementara yang diutarakan oleh dokter ialah di luka pada bagian tubuh separuh ke atas. Kejadian tersebut berlangsung di dalam pondok pesantren," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Batu Gelontorkan 17 Ton Beras Selama Tiga Hari Operasi Pasar

Baca Selanjutnya

Hadiri Rapat Pleno Terbuka, Bupati Situbondo Apresiasi Aparat Keamanan

Tags:

Rekonstruksi penganiayaan santri santri Kediri Polres Kediri Kota Ponpes Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar