Penyaluran Kredit di Kota Malang Tunjukkan Tren Naik, OJK Beberkan Data 2025

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

23 Jan 2026 05:05

Thumbnail Penyaluran Kredit di Kota Malang Tunjukkan Tren Naik, OJK Beberkan Data 2025
Farid Faletehan selaku Kepala OJK Malang sedang memaparkan data tahun 2025 pada 22 Januari 2026. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa persebaran kredit/pembiayaan di Kota Malang menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025. Kondisi ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas ekonomi daerah yang semakin dinamis.

Dengan ditopang oleh meningkatnya penyaluran kredit/pembiayaan kepada berbagai sektor, menandakan kuatnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap kinerja lembaga jasa keuangan di Kota Malang.

Dalam hal ini, OJK Malang menunjukkan data pada 30 November 2025 bahwa penyaluran kredit/pembiayaan perbankan di wilayah kerja OJK Malang tumbuh 4,53% dari Rp104,33 triliun di bulan November 2024 menjadi Rp109,06 triliun pada bulan November 2025. Tak hanya itu, terjadi penurunan 0,92% dari posisi bulan Oktober 2025.

Jika dibandingkan dengan nasional, wilayah kerja OJK Malang tentunya masih dibawahnya. Terdapat kenaikan 7,74% pada penyaluran kredit/pembiayaan di nasional.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Berdasarkan data persebaran kredit/pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang, Kota Malang menunjukkan ada kenaikan 7,18% dengan nominal Rp29,91 triliun, sedangkan Kabupaten Malang ada penurunan -0,45% dengan nominal Rp30,14 triliun. 

Hal ini menjadikan Kabupaten Malang menduduki peringkat pertama dengan porsi 27,63% pada ranking kredit/pembiayaan perbankan per daerah tingkat II dan Kota Malang berada di peringkat kedua dengan porsi 27,43%.

Namun, Kota Malang menduduki peringkat pertama pada pertumbuhan kredit/pembiayaan tertinggi. 

Selain itu, penyaluran kredit/pembiayaan pada 40,36% sebesar 44,02 Triliun di wilayah kerja OJK Malang digunakan untuk Modal Kerja. Sedangkan konsumsi 32,3% dan investasi 27,4%. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Jika dispesifikkan lagi, pada Kota Malang terdapat 42,69% untuk Modal Kerja, 39,57% untuk konsumsi, dan 17,56% untuk investasi. Sedangkan di Kabupaten Malang, terdapat 45,40% untuk modal kerja, 32,87% untuk konsumsi, dan 21,73% untuk investasi.

"Malang, Investasi menjadi salah satu pendorong keuangan yang tinggi, selain itu, modal kerja yang menggerakkan ekonomi," ucap Farid Faletehan selaku Kepala OJK Malang.

Selain itu, kredit/pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang ini juga disalurkan untuk UMKM dengan nominal Rp36,42 triliun. Dari jumlah nominal tersebut, UMKM hanya mendapatkan 33,4% sedangkan non-UMKM 66,6%. 

Jika dispesifikkan lagi, pada Kota Malang, ada 37,24% untuk UMKM dan 62,76% untuk Non-UMKM, sedangkan di Kabupaten Malang, terdapat 38,82% untuk UMKM dan 61,18% untuk Non-UMKM.

Artinya, data tersebut menunjukkan bahwa penyaluran dana masih didominasi oleh Non-UMKM, sementara porsi UMKM di Kota dan Kabupaten Malang belum mancapai separuh dari total keseluruhan.

"OJK ini kan kita memang sedang berupaya untuk meningkatkan UMKM makanya di tahun kemarin OJK sudah mengeluarkan kebijakan peraturan OJK mengenai UMKM dan itu salah satunya untuk mendukung pengembangan UMKM, ada informasi jika tahun ini UMKM itu sedikit menurun biasanya bertumbuh kan menjadi perhatian bagaimana nanti proses UMKM ini ya salah satunya itu ya meningkatkan daya beli," jelas Farid Faletehan.

"Hanya ini kan tidak bisa dikerjakan sendiri harus kolaborasi dengan pemerintah dengan pihak swasta membuat kebijakan dan seterusnya jadi sama-sama kita menumbuhkanlah bagaimana agar daya beli masyarakat meningkat sehingga nanti UMKM pun juga akan terangkat," tambahnya.

Selain itu, penyaluran kredit/pembiayaan pada sektor ekonomi menunjukkan bahwa kebutuhan Rumah Tangga menjadi paling tertinggi dengan kenaikan 6,95% dengan nominal Rp29,15 Triliun.

Tak hanya itu, pertumbuhan tertinggi pada penyaluran kredit/pembiayaan di sektor ekonomi terdapat pada pendidikan dengan kenaikan 28,69% dengan nominal Rp590,82 miliar.

Dalam hal ini menunjukkan bahwa kredit/pembiayaan masih didominasi oleh sektor rumah tangga, sementara sektor pendidikan tercatat pertumbuhan paling signifikan meski nilainya relatif kecil. (*)

Baca Sebelumnya

Perkuat Sinergitas, Polres Situbondo dan Ansor Gelar Pembinaan Rohani dan Mental

Baca Selanjutnya

Kalahkan Persibat Batang, Andi Odang Antarkan Wijayakusuma FC ke Babak 16 Besar Liga 4 Jateng

Tags:

OJK Otoritas Jasa Keuangan Kota Malang Kabupaten Malang malang kredit

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 16:18

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

13 April 2026 15:43

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

13 April 2026 07:00

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

12 April 2026 16:45

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

12 April 2026 16:38

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

12 April 2026 15:38

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar