Peningkatan Produksi Rendah, Ekspor Kelapa Sawit Indonesia Diprediksi Turun 4 Persen

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

16 Jan 2024 04:34

Thumbnail Peningkatan Produksi Rendah, Ekspor Kelapa Sawit Indonesia Diprediksi Turun 4 Persen
Seorang pekerja sedang merapikan muatan kelapa sawit. (Foto: ebtke.esdm.go.id)

KETIK, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memprediksi akan terjadi penurunan ekspor sawit hingga lebih dari 4% di tahun 2024. Hal ini terjadi akibat perkiraan peningkatan produksi sawit di Indonesia yang hanya berada di angka 5 persen saja.

Ketua umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan jika mandatori B35 diperpanjang, maka kebutuhan domestik Indonesia bisa mencapai 25 juta ton. 

"Dengan demikian, maka ekspor kelapa sawit di tahun 2024 akan berkurang 4,13 persen atau hanya sekitar 29 juta ton," kata Eddy dalam Pakistan Edible Oil Conference, Selasa (16/1/2024).

Sementara itu, ketua bidang luar negeri GAPKI, Fadhil Hasan menuturkan tren penurunan ekspor sawit sebenarnya sudah terjadi pada tahun 2020. Hal ini selain karena program mandatori biodiesel, juga terjadi peningkatan untuk konsumsi produk oleochemichal.

Baca Juga:
Surabaya Industrial and Labour Festival 2026 Dorong IKM Go Global, Transaksi Tembus USD 2,7 Juta

"Khusus untuk tujuan ekspor ke Tiongkok, India, Uni Eropa, Pakistan, dan Amerika Serikat sudah terjadi penurunan sejak 2020," tutur Fadhil.

Lebih lanjut, penurunan produksi kelapa sawit Indonesia justru sudah terjadi lebih lama lagi, yakni sekitar tahun 2005. Penurunan produksi kelapa sawit memberikan pengaruh signifikan di pasar global di tengah semakin meningkatnya konsumsi dunia.

"Periode 2005-2010 terjadi penurunan produksi sebesar 10% , lalu 2010-2015 turun 7,4%, kemudian periode 2015-2020 turun 3,2% dan seterusnya stagnan," imbuhnya.

Walaupun mengalami penurunan produksi, namun Indonesia tetap memegang posisi sebagai negara pengekspor kelapa sawit terbesar di dunia dengan pangsa pasar mencapai 32 persen produksi minyak nabati dan 53 persen ekspor di pasar global di tahun 2024.

Baca Juga:
Nilai Ekspor UMKM Kota Malang Capai Rp100 Miliar, Produk Keripik Mendominasi

“Peningkatan produksi kelapa sawit dalam setahun hanya sekitar 1,7 juta ton atau bahkan kurang. Jumlah ini jauh lebih rendah dari biasanya yang terjadi dalam sepuluh tahun terakhir sejak 2020 yakni 2,9 juta ton," jelas analis Global Research, Thomas Mielke.(*)

Baca Sebelumnya

Wabup Subandi Berharap UMK 2024 Sidoarjo Meyakinkan Investor dan Meningkatkan Spirit Pekerja

Baca Selanjutnya

Moka Prime Hadir dengan Beragam Fitur dan Tampilan Premium

Tags:

GAPKI Kelapa Sawit ekspor Mandatori Bio diesel Peningkatan produksi

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar