Pengusaha Mal di Jatim Ketar-Ketir Kebijakan Efisiensi Anggaran

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Aziz Mahrizal

13 Feb 2025 16:34

Thumbnail Pengusaha Mal di Jatim Ketar-Ketir Kebijakan Efisiensi Anggaran
Ilustrasi Tunjungan Plaza Surabaya saat adanya pameran produk kecantikan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Para pengusaha mal di Jawa Timur (Jatim) menyatakan kekhawatiran mereka terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah. Mereka khawatir kebijakan ini dapat menurunkan daya beli masyarakat dan pada akhirnya berdampak pada bisnis mereka.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.

Menurutnya, jika tidak dilakukan dengan perhitungan yang matang, efisiensi justru bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi, terutama sektor ritel dan pusat perbelanjaan.

"Kalau kita lihat tingkat kunjungan itu ke mal masih sangat stabil gitu. Masih sangat bagus. Bahkan dibandingkan Januari tahun 2024, Januari 2025 ini kita di atasnya, masih naik,” kata Sutandi pada Kamis 13 Februari 2025.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Apakah daya beli masyarakat sebanding dengan jumlah pengunjung, pihaknya akan melakukan evaluasi beberapa bulan ke depan.

“Jadi kalau ini dampak mungkin kita bisa lihat 2-3 bulan ke depan kali ya. Mungkin kuartal pertama nanti kita evaluasi. Kalau sekarang masih belum kelihatan,” ungkapnya.

Meski begitu, Sutandi memprediksi bahwa dampak kebijakan efisiensi akan terasa dalam waktu dekat. Apalagi adanya faktor perang dagang yang sebelumnya tidak terlalu berpengaruh terhadap perekonomian dalam negeri karena konsumsi masyarakat masih kuat.

“Saya khawatirkan akan terjadi, dampak itu pasti terjadi. Karena begini, kalau kondisi geopolitik global ini kacau, perang dagang Amerika dengan Kanada, Meksiko, dan Cina nanti berimbas, itu sewaktu pernah terjadi zaman Donald Trump pertama itu, itu tidak terlalu berpengaruh ke kita," papar Sutandi.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Mengapa hal tersebut tidak berdampak pada negara Indonesia, Sutandi menyebut tingginya konsumsi dalam negeri membuat negara Indonesia menguat.

"Kenapa? Karena konsumsi dalam negeri kita sangat kuat. Kenapa? Karena tidak ada efisiensi,” tegasnya.

Efisiensi anggaran, pelarangan seminar dan menggelar pertemuan di hotel, menurutnya, dapat mengurangi peredaran uang ke masyarakat. Dampak dari hal tersebut nantinya akan semakin mengurangi daya beli masyarakat.

“Nah ini yang kita khawatirkan bisa berdampak pada penurunan daya beli masyarakat karena semua mau ngirit. Nah efeknya baru kita bisa lihat mungkin 1-2 bulan ke depan lah,” ujarnya.

Sutandi menegaskan bahwa dirinya tidak menolak kebijakan efisiensi, tetapi ia mengingatkan bahwa dampak negatifnya akan dirasakan banyak pihak, termasuk pelaku usaha dan UMKM.

“Nah kalau dampaknya negatif begitu, yang nggak setuju bukan cuma saya, tapi pasti banyak sekali. Retailer-retailer, pelaku-pelaku UMKM juga itu yang pasti juga akan keberatan gitu ya,” tuturnya.

Direktur Marketing Pakuwon Grup itu juga berharap bahwa pemerintah bisa memberikan solusi terkait dampak efisiensi terhadap daya beli masyarakat. Namun, Ia memilih untuk bersikap realistis.

“Wah harapan ya pokoknya percaya yang di pemerintah itu orang-orang pintar lah gitu ya. Kita nggak usah ngapa-ngapain. Yang penting berusaha,” pungkas Sutandi Purnomosidi. (*)

Baca Sebelumnya

Auditorium SD Muhammadiyah 1 Malang Diresmikan Mendikdasmen, Dorong Pembentukan Karakter Siswa

Baca Selanjutnya

Sebelum Dibuang ke Sungai, Jasad Perempuan yang Ditemukan Terapung di Jombang Dianiaya dan Disetubuhi

Tags:

Ketua APPBI Sutandi Efisiensi Anggaran Sutandi Purnomosidi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar