Pengelolaan Limbah Industri Bermasalah, PT Asahimas Didemo Warga Gunung Sugih Cilegon

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: M. Rifat

12 Des 2024 09:15

Thumbnail Pengelolaan Limbah Industri Bermasalah, PT Asahimas Didemo Warga Gunung Sugih Cilegon
Aksi massa Gunung Sugih di depan PT Asahimas Cilegon dijaga ketat aparat, 11 Desember 2024. (Foto: Umam/Ketik.co.id)

KETIK, CILEGON – Masyarakat Kelurahan Gunung Sugih dan Pengusaha Gunung Sugih Bersatu (PGSB), Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut hak-hak mereka.

Marto salah satu perwakilan PGSB dan masyarakat Gunung Sugih, menegaskan, tuntutan massa adalah agar PT Asahimas membuka ruang dialog antara pihak perusahaan dengan masyarakat dan PGSB.

Selain itu, massa juga meminta agar Asahimas memperhatikan dampak lingkungan dan hak-hak masyarakat sekitar yang telah terdampak. 

"Kami akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat. Selama ini, kami merasakan dampak buruk dari aktivitas perusahaan, terutama dari segi pencemaran laut, udara, dan darat. Namun sayang, pihak Asahimas tak memberikan kontribusi apa-apa untuk masyarakat,” ungkapnya, 11 Desember 2024.

Baca Juga:
PT Asahimas Digeruduk Warga Cilegon, Tuntut CSR dan Rekrut Masyarakat Sekitar

Lebih lanjut, Marto membeberkan sejumlah poin tuntutan massa terhadap PT Asahimas Chemical tersebut. 

Marto menyebutkan, tuntutan warga dan PGSB yaitu Program CSR yang Berkelanjutan. Namun sayangnya, program tersebut sampai sekarang masih belum jelas realisasinya.

Menurut massa, program CSR (Corporate Social Responsibility) yang dijalankan PT Asahimas selama ini dinilai tidak memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat lokal.

“Kami merasa CSR yang dijalankan hanya formalitas semata," ujar Marto.

Tuntutan selanjutnya, kata Marto, yaitu pengelolaan limbah sebaiknya dikelola oleh PGSB. Marto meminta agar limbah industri, termasuk batu bara, garam, orea, dan kapur, dikelola oleh pengusaha lokal untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada masyarakat sekitar.

Saat ini, hanya sekitar 0,3% pengusaha lokal yang bekerja sama dengan PT Asahimas dari total 60 mitra perusahaan luar.

Lebih lanjut, penanganan pencemaran lingkungan qktivitas industri PT Asahimas disebut telah menimbulkan dampak pencemaran serius, terutama dari bahan kiamia yang mencemari laut, udara, dan darat di wilayah Gunung Sugih.

“Kami sebagai warga yang terdampak langsung berharap agar pihak perusahaan lebih peduli terhadap dampak lingkungan ini,” tambah Marto.

Marto menyebutkan bahwa poin pertama dan kedua telah dilakukan. Namun, belum membuahkan hasil yang memuaskan. Oleh karena itu, mereka berencana meningkatkan skala aksi damai di masa mendatang.

“Kami siap mengerahkan lebih banyak masyarakat dan terus bergerak, baik di laut, darat, maupun wilayah lainnya, sampai pintu dialog dibuka oleh PT Asahimas,” ujarnya. 

Dikonfirmasi Humas PT Asahimas, Rafiq, tidak merespons. (*)

Baca Sebelumnya

Usai Pilkada, DPC Gerindra Bangkalan Bangun Soliditas Kader dengan Pendidikan Politik

Baca Selanjutnya

Relawan Paslon Gunawan-Umar Melaporkan Dugaan Pelanggaran Pilbup Malang 2024

Tags:

#ptasahimas pgsb wargagunungsugih PT Asahi Mas Warga Gunung Sugih

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar