Pengamat dan Akademisi Sebut Indonesia Mendambakan Tangan Dingin Rizal Ramli

Editor: Moana

10 Nov 2022 13:26

Thumbnail Pengamat dan Akademisi Sebut Indonesia Mendambakan Tangan Dingin Rizal Ramli
Foto : Dr Rizal Ramli.(Istimewa)

KETIK, SURABAYA – Begawan Ekonomi Dr Rizal Ramli (RR) merupakan jawaban atas segala permasalahan bangsa. Ia juga dinilai sebagai calon pemimpin nasional mumpuni.

RR terbukti berani melawan kebijakan oligarki dan pro rakyat. Ia juga telah berhasil menghentikan proyek reklamasi yang berpotensi mendapat untung Rp400 hingga Rp700 triliun. Demikian kata ekonom Anthony Budiawan PhD di akun Twitternya pada Selasa (8/11/2022).

Anthony mengutip pernyataan Jokowi. Bahwa presiden ke depan harus mengerti betul perekonomian, makro maupun mikro karena tantangan dan masalah ekonomi sangat berat. "DR Rizal Ramli adalah tokoh bangsa yang kredibel dan sanggup mengatasi krisis itu dengan tangan dingin kepemimpinannya," jelas Anthony.

Dosen Universitas Paramadina Dr Herdi Sahrasad mengungkapkan hal senada. Ia menegaskan, di tangan Rizal Ramli, besar harapan krisis multi dimensi itu bakal diatasi.

Baca Juga:
Gerindra Blak-Blakan Soal Relawan Bisa Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

"Rakyat banyak mendambakan tangan dingin Dr Rizal Ramli untuk mengatasi krisis ekonomi, krisis moral yang mencekik rakyat kita. RR adalah harapan bangsa untuk mengatasi neoliberalisme-oligarkisme," imbuh Herdi Sahrasad.

Aksi RR Hentikan Proyek Reklamas

Di era Presiden Jokowi, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli menghentikan proyek reklamasi pulau G di Jakarta Utara. Rizal menyebut, reklamasi perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

“Reklamasi di Indonesia itu biasa. Tapi harus bisa mengakomodasi beberapa sektor yaitu kepentingan negara, kepentingan nelayan dan kepentingan rakyat” ujar Rizal di acara Inspirato.

Baca Juga:
Mengunjungi Kantor Bawaslu Sidoarjo yang Lebih Mirip Gudang, Garasi pun Jadi Ruang Kerja Komisioner (2-habis)

Banyak yang bertanya kenapa proyek reklamasi pulau G dihentikan. Proyek ini pun tidak serta merta dihentikan tanpa ada alasan yang jelas.

Rizal menegaskan, menteri-menteri terkait telah berdiskusi sebelum memutuskan untuk menghentikan proyek ini pada 2016 lalu.

Menurut Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Anthony Budiawan PhD, di akun Twitternya, Rizal Ramli berani melawan oligarki ketika masih menjabat menteri di kabinet.

"Ini merupakan bukti pelayanan kepada masyarakat khususnya nelayan menjadi prioritas utama RR, meskipun berisiko diberhentikan dari jabatan. RR akhirnya diganti oleh Luhut, yang antitesa RR," kata Anthony.

Reklamasi Teluk Jakarta membawa masalah yang besar, sehingga merugikan lingkungan dan kehidupan nelayan. Putusan PTUN telah membatalkan pelaksanaan pulau G.

Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya juga telah memutuskan untuk menghentikan pulau G selamanya. Kemenko, melalui Tim Gabungan lintas kementerian juga meninjau ulang pulau-pulau reklamasi.

“Tapi, Presiden Jokowi tanggal 27 Juli 2016 melakukan resuffle Kabinet Kerja Jilid II. Salah satu yang dicopot adalah posisi DR Rizal Ramli dari posisi Menko Maritim dan Sumber Daya," tambah dia.(*)

Baca Sebelumnya

Gandeng Lurah Gunungsari, PT ATM Unggulkan Harga Jual Padi Japonica 

Baca Selanjutnya

Saut, Syabda, Sativa, dan Stephanie Melaju ke Perempatfinal

Tags:

Rizal Ramli Pilpres 2024

Berita lainnya oleh Moana

Penuhi Klarifikasi, KPK Terbitkan LHKPN Sekda Jatim Adhy Karyono

23 Mei 2023 07:06

Penuhi Klarifikasi, KPK Terbitkan LHKPN Sekda Jatim Adhy Karyono

Sosok 10 Pemuda Pengguncang Dunia Impian Bung Karno

6 Maret 2023 02:29

Sosok 10 Pemuda Pengguncang Dunia Impian Bung Karno

PSI Uji Aturan Pendirian Rumah Ibadah ke Mahkamah Agung

2 Maret 2023 19:42

PSI Uji Aturan Pendirian Rumah Ibadah ke Mahkamah Agung

Pernah Babat Pejabat Nakal, Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Lakukan Hal Serupa

1 Maret 2023 13:50

Pernah Babat Pejabat Nakal, Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Lakukan Hal Serupa

Dua Bung ITB Pengawal Program Wajib Belajar Sampai Ujung Indonesia

22 Februari 2023 05:04

Dua Bung ITB Pengawal Program Wajib Belajar Sampai Ujung Indonesia

Rekam Jejak Perjuangan dan Pengasingan Dua 'Bung' ITB Pro Demokrasi

16 Februari 2023 12:13

Rekam Jejak Perjuangan dan Pengasingan Dua 'Bung' ITB Pro Demokrasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar