Penerima Tunjangan GTT-PTT Meningkat, DPRD Sidoarjo Pertanyakan Outcome Insentif Guru TPQ

Editor: Fathur Roziq

26 Mar 2024 10:02

Headline

Thumbnail Penerima Tunjangan GTT-PTT Meningkat, DPRD Sidoarjo Pertanyakan Outcome Insentif Guru TPQ
Paparan keberhasilan peningkatan kesejahteraan GTT, guru swasta, dan tenaga honorer oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat paripurna DPRD Sidoarjo pada 6 Maret 2024 lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo berupaya terus meningkatkan kesejahteraan guru tidak tetap (GTT), guru swasta, dan tenaga honorer. Dari tahun ke tahun, jumlah sasaran pemberian tambahan penghasilan semakin meningkat.

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati 2023 disebutkan, jumlah penerima tunjangan pendapatan itu mencapai 12.834 orang pada 2021. Kemudian, pada 2022, jumlahnya menjadi 9.837 orang. Angkanya naik lagi pada 2023 menjadi 13.206 orang. Pada 2024, jumlahnya semakin bertambah menjadi 14.065 orang.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menjelaskan, program peningkatan kesejahteraan GTT, guru swasta, dan tenaga honorer ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Melalui pemberian insentif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

”Peningkatan kesejahteraan GTT, guru swasta, dan tenaga honorer diberikan dalam bentuk tunjangan dan insentif bulanan,” kata Gus Muhdlor, sapaan Bupati Ahmad Muhdlor, saat menyampaikan LKPj dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Keberhasilan program tersebut akan berdampak peningkatan standar pelayanan minimal (SPM) bidang pendidikan. Pada 2023 lalu, SPM pendidikan Kabupaten Sidoarjo mencapai 98,32 persen.

Data yang diperoleh Ketik.co.id menyebutkan, peningkatan kesejahteraan itu, antara lain, berupa dana untuk gaji dan tunjangan guru PTT dan GTT di SD negeri. Jumlahnya mencapai Rp 12.880.426.600.

Insentif guru PAUD mencapai Rp 12,60 miliar. Insentif guru TK/RA/BA mencapai Rp 15,94 miliar. Ada pula insentif untuk guru TPQ yang mencapai Rp 34,65 miliar. Insentif guru SD/MI mencapai Rp 6,49 miliar.

Kemudian, insentif guru SMP/MTs mencapai Rp 4,15 miliar. Insentif guru madin ula dan wustho Rp 3,48 miliar.  Gaji dan tunjangan GTT SMPN Rp 1,74 miliar. Insentif guru agama Rp 900 juta dan sebagainya.

Baca Juga:
Muscab VI PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas dan Arah Perjuangan Partai ke Depan

Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso menjelaskan, tujuan program peningkatan kesejahteraan guru GTT, PTT swasta, dan lain-lain itu memang bisa diwujudkan dalam peningkatan insentif. Itu pun sebenarnya masih bisa ditambah

”Para guru juga perlu diberi jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan,” kata legislator asal Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.  

Jaminan itu bisa berupa BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Keduanya memberikan jaminan saat mereka melakuan pengabdian. Misalnya, jaminan keselamatan saat dalam perjalanan pulang dan pergi mengajar.

”Tidak waswas di jalan,” tambah Bangun Winarso.

Meski demikian, wakil rakyat asal Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, itu mengingatkan pentingnya tolok ukur yang jelas dalam pemberian insentif dan tunjangan. Bukan sekadar standar minimal pelayanan (SPM) pendidikan.

Outcome atau capaian dalam waktu tertentu juga harus jelas. Dia mencontohkan pemberian insentif untuk guru-guru mengaji di Taman Pendidikan al Quran (TPQ).

Ada dua hal yang perlu diperkuat. Pertama tentang verifikasi data para penerima. Sebab, jumlahnya sangat besar. Total ada 8.520 guru TPQ. Masing-masing memperoleh Rp 350 ribu per bulan selama 12 kali setahun. Disiyalir, datanya masih belum benar-benar valid. Masih ada data dobel penerima.

”Ini menjadi kewenangan Kemenag Sidoarjo. Verifikasinya harus lebih akurat dan valid,” ungkap Bangun Winarso.

Kedua tentang parameter outcome insentif yang nilainya tergolong besar ini, yaitu Rp 34 miliar lebih setahun. Outcome itu, misalnya, berupa capaian yang jelas berupa peningkatan animo anak-anak untuk mengaji. Semangat mereka belajar Quran.

”Jangan waktunya mengaji mereka malah nonton TV atau main HP,” ungkap Bangun Winarso.

Komisi D DPRD Sidoarjo mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo menentukan outcome itu dengan indikator yang riil dan terukur. Ukurannya adalah anak-anak benar-benar mengaji. Sehingga kemampuan baca tulis murid SD, misalnya, tidak lagi rendah.

”Jadi kita beri insentif itu ada manfaatnya dan terukur. Ngasih-ngasih saja tanpa ukuran jelas juga tidak bagus,” tegas Bangun Winarso. (*)

 

Baca Sebelumnya

Ajang Bergengsi Pemilihan Joko Roro Kabupaten Malang 2024 Digelar, Buruan Daftar Guys

Baca Selanjutnya

Kejari Kota Batu Targetkan Segera Tempati Gedung Baru

Tags:

Bupati Ahmad Muhdlor Gus Muhdlor Bupati Muhdlor DPRD Sidoarjo Dinas Pendidikan Sidoarjo Disdikbud Sidoarjo Insentif Guru Tunjangan Guru GTT PTT

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar