Penampungan Kotoran Ayam di Bunten Barat Diduga Cemari Lingkungan, DLH Sampang Akan Lakukan Pengecekan

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

3 Apr 2026 14:08

Thumbnail Penampungan Kotoran Ayam di Bunten Barat Diduga Cemari Lingkungan, DLH Sampang Akan Lakukan Pengecekan
Tempat penampungan kotoran ayam di Dusun Onjur Daya, Desa Bunten Barat (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Warga Dusun Onjur Daya, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari tempat penampungan kotoran ayam milik seorang warga bernama Andi.

Bau tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku terdampak secara langsung. Bahkan, sebagian di antaranya terpaksa meninggalkan rumah untuk sementara waktu karena tidak tahan dengan aroma kotoran ayam yang menyengat.

Salah satu warga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan hingga asma kambuh akibat kondisi tersebut.

Baca Juga:
Ganggu Warga, Kades Bunten Barat Sampang Minta Keponakan Tutup Penampungan Kotoran Ayam

Selain masalah kesehatan, warga juga melihat legalitas usaha penampungan kotoran ayam itu, termasuk izin lingkungan yang seharusnya dimiliki.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang A. Faisol Ansori melalui Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan Hidup, A. Rofik, menyatakan akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Kami akan memeriksa langsung lokasi dan kondisi di lapangan, kemudian menentukan langkah apa saja yang harus diperbaiki dari usaha tersebut,” ujarnya, Jumat, 3 April 2026.

DLH Perkim Sampang akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pertanian dan Peternakan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), guna memastikan aspek perizinan dan pengawasan berjalan sesuai aturan.

Baca Juga:
Limbah Basreng Diduga Cemari Selokan, Warga Srengat Blitar Resah

“Kami juga akan melakukan pengawasan untuk mengetahui perizinan yang dimiliki, sekaligus memberikan pelatihan agar dampak lingkungan dari usaha tersebut dapat diminimalkan,” katanya.

Menurut A. Rofik, penentuan kewajiban dokumen lingkungan berupa Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) harus dilakukan melalui verifikasi langsung di lapangan.

“Kami perlu melihat Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) untuk mengetahui skala usaha dan kewajiban lingkungannya. Dari situ akan ditentukan dokumen apa yang wajib dipenuhi,” tuturnya.

Sementara itu, Andi selaku pemilik tempat penampungan kotoran ayam mengklaim bahwa aktivitas tersebut sudah dihentikan sejak 15 hari lalu.

"Sudah tutup, sudah 15 hari tidak dipakai lagi. Itu hanya untuk uji coba," katanya saat dikonfirmasi.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh warga setempat yang berinisial R. Ia menilai aktivitas pembuangan limbah masih berlangsung secara diam-diam, terutama pada waktu-waktu tertentu.

“Masih digunakan. Biasanya pembuangannya dilakukan menjelang maghrib atau saat kondisi sepi,” ungkapnya.

R juga membantah klaim penutupan tersebut, mengingat bau menyengat masih dirasakan hingga kini dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

“Kalau memang sudah ditutup, kenapa baunya masih ada dan sangat mengganggu? Kami berharap dinas terkait tidak hanya memberikan pernyataan, tetapi juga tindakan nyata agar warga bisa hidup dengan tenang,” tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tusuk Pemilik Kos di Kedungkandang Malang, Ayah dan Anak Diamankan Polisi!

Baca Selanjutnya

Kecelakaan Truk vs Motor di Mastrip Surabaya, Satu Pengendara Tewas

Tags:

Penampungan Kotoran Ayam Desa Bunten Barat limbah DLH Perkim Sampang Ternak Ayam

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar