KETIK, PEMALANG – Pemuda Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang yang tergabung dalam Karang Taruna membuat terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan memanfaatkan sawah terdampak banjir rob di pesisir pantai utara (Pantura).
Gebrakan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan lomba mancing bertajuk “Ulujami nDuwe Gawe”, yang dijadwalkan berlangsung di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Minggu, 26 Juli 2026.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Ketua panitia, Abdul Rahman Sidik, mengatakan bahwa lomba mancing ini bukan sekadar ajang hobi, melainkan upaya nyata pemuda dalam membantu pemerintah menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah terdampak rob.
“Ini merupakan aspirasi dari berbagai komunitas, mulai dari komunitas mancing, UMKM, senam, seni, hingga pedagang ikan. Semua kami rangkum dalam satu agenda besar,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2025.
Baca Juga:
Setengah Juta Pelamar Manajer Kopdes Tercatat Lolos Administrasi, 4.171 Orang GugurSelain lomba mancing, acara akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lain seperti senam bersama, penampilan musik akustik dan dangdut, festival bandeng bakar, serta pasar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp27 juta.
Rinciannya, hadiah lomba untuk juara pertama hingga sepuluh, hadiah jackpot ikan, serta doorprize menarik.
Untuk kategori lomba, juara pertama akan mendapatkan Rp6 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, juara keempat Rp600 ribu, dan juara lima hingga sepuluh masing-masing Rp150 ribu.
Baca Juga:
KOPILABORASI Diskominfo Sidoarjo, DPRD Sidoarjo, Forwas, dan Pemuda demi Dongkrak Ekonomi DesaSementara itu, peserta yang berhasil mendapatkan ikan jackpot berupa lele berbobot 2 kilogram akan langsung memperoleh hadiah Rp100 ribu per ekor.
Panitia menyiapkan sedikitnya 30 ekor ikan jackpot.
Tak hanya itu, panitia juga menyediakan doorprize berupa dua unit sepeda listrik, satu unit sepeda gunung, serta ratusan hadiah menarik lainnya yang akan diundi untuk seluruh peserta.
Panitia membuka sebanyak 800 tiket peserta dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu per orang.
Kegiatan ini terbuka untuk umum, termasuk komunitas dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Terpisah, pengurus Karang Taruna Kabupaten Pemalang, Slamet Tarjoyo, mengapresiasi langkah kreatif pemuda Ulujami dalam mengangkat potensi lokal dan mendorong perekonomian masyarakat desa.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Ini momentum yang baik untuk kebersamaan dan membantu masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, legislatif, maupun sektor swasta, agar dampaknya semakin besar bagi masyarakat.
Dengan potensi perairan sawah terdampak rob yang kaya ikan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah pesisir Ulujami.(*)