Pemkot Surabaya Lakukan Uji Keamanan Pangan di Pasar Karah

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

8 Agt 2024 12:58

Thumbnail Pemkot Surabaya Lakukan Uji Keamanan Pangan di Pasar Karah
Petugas DKPP Kota Surabaya saat melalukan uji lab terhadap sampel bahan makanan. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), melakukan uji keamanan pangan di Pasar Karah, Jalan Karah Agung Nomor 2, Surabaya, Kamis (8/8/2024).

Dalam uji keamanan pangan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya mengambil lima sampel dari masing-masing komoditas yang diperjualbelikan, yaitu wortel, tomat, ayam, kerang dan juga baby cumi. 

Kepala Bidang (Kabid) Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Dwi Suryani mengatakan, kelima sampel tersebut akan diuji di laboratorium untuk memastikan apakah bahan makanan tersebut terkontaminasi olah bahan kimia atau tidak.

"Kelima sampel yang kita ambil dari pedagang Pasar Karah dilakukan uji tes kelayakan. Seperti kandungan formalin atau pestisida yang berefek negatif bila dikonsumsi," jelas Dwi Kamis (8/8/2024).

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Pihaknya juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para pedagang pasar agar menjual produk yang aman dan berkualitas kepada konsumen. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa aman saat berbelanja bahan makanan di pasar tradisional.

"Kita akan tetap melakukan pendampingan dan edukasi kepada para pedagang untuk menjaga kualitas dari bahan pangan segar yang dijual," tambahnya.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi DKPP Kota Surabaya secara rutin mengambil 130 sampel setiap bulan untuk diperiksa keamanannya. Hal tersebut tidak hanya dilakukan di pasar tradisional tetapi juga di pasar moderen.

Masyarakat juga diimbau untuk mengolah makanan dengan baik dan benar. Sebelum diolah ada baiknya bahan makanan dicuci terlebih dahulu hingga bersih. Saat proses memasak juga harus memperhatikan suhu yang digunakan agar sisa kuman dan bakteri dapat mati melalui proses memasak.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

"Untuk itu bisa dilakukan pencegahan dengan mencuci bersih bahan pangan segar sebelum diolah," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Audisi Hafiz Indonesia 2025 Dibuka! Kesempatan Emas bagi Anak-Anak Penghafal Al-Qur’an

Baca Selanjutnya

DPRD Surabaya: Uang Rp 72 Triliun Lebih Baik untuk Pengembangan Pulau Terpencil

Tags:

Keamanan Pangan Pemkot Surabaya Pasar Karah Uji Sampel Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kandungan Formalin Pestisida Edukasi Pedagang

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar