KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membersihkan tumpukan sampah seberat 60 ton di belakang Pasar Turi. Keberadaan sampah yang menggunung itu diketahui dari laporan masyarakat kepada Wali Kota Eri Cahyadi.
Usai menerima laporan, pihak Pemkot Surabaya bekerja sama dengan PT KAI Daop 8 Surabaya langsung membersihkannya. Hal ini dikarenakan area tumpukan sampah itu berada di wilayah PT KAI.
"Aku mendapatkan laporan ada sampah menggunung di belakang Pasar Turi. Ternyata tidak kelihatan dari jalan raya karena ketutupan seng. Sampah sak gunung tadi masuk tanahnya PT KAI. Jadi saya koordinasi dengan KA Daop 8 untuk pengecekan bersama," kata Eri Cahyadi dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 20 September 2026.
Terkait keberadaan bangunan liar (bangli) dan pengawasan kawasan ke depan, Pemkot Surabaya menyerahkan kepada wewenang PT KAI Daop 8 dengan komitmen pemkot siap memberikan bantuan personel maupun armada pembersihan.
Eri Cahyadi juga mengimbau kepada warga Surabaya untuk selalu menjaga kebersihan. Terlebih ketika membuang sampah, tidak pada tempatnya. Hal ini dapat menganggu kesehatan dan lingkungan.
Baca Juga:
Penduduk Lebih dari 3 Juta Jiwa, DPRD Surabaya Kaji Penambahan 5 Kursi Legislatif"Aku njaluk tolong maneh (minta tolong lagi) dan berterima kasih karena informasi yang diberikan, jadi aku tahu ada daerah seperti itu di Surabaya. Ayo dijaga, jangan sampai ada pencemaran lingkungan atau sarang penyakit karena tidak patuh membuang sampah pada tempatnya," ungkapnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Surabaya, M Fikser mengungkapkan, tumpukan sampah tidak hanya berasal dari buangan warga, tetapi juga terindikasi dari praktik pengelolaan sampah ilegal.
"Sampah ini cukup banyak ya, ini sampah rumah tangga. Tapi di situ juga terindikasi ada pengelolaan sampah yang melanggar aturan. Jadi sekarang kita lakukan pengambilan sampah secara intensif," ujar Fikser.
Lebih lanjut Fikser menjelaskan, volume sampah yang menggunung membuat petugas bekerja ekstra. Pihaknya mengerahkan puluhan armada truk.
Baca Juga:
Surabaya Dilalui 2 Sesar, Wali Kota Eri Cahyadi Minta BPBD Perkuat Sosialisasi"Sehari saja kami bersihkan sudah terangkut sekitar 20 dump truck. Jika satu dump truck berkapasitas 3 ton, berarti dalam sehari saja ada sekitar 60 ton sampah yang diangkut," tuturnya.
Sementara itu, Kepala KAI Daop 8 Surabaya, Daniel J. Hutabarat menyampaikan bahwa selain melakukan pembersihan sampah, pihaknya bersama Pemkot Surabaya juga akan melakukan penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang perlintasan.
“Kami juga mendapatkan amanah dari Bapak Wali Kota Eri Cahyadi, bersama - sama juga akan menertibakan bangunan liar disepanjang jalur KA, khususnya di wilayah belakang Pasar Turi ini,” imbuhnya. (*)