KETIK, MOJOKERTO – Tahun ajaran baru biasanya menjadi momok bagi orang tua dan wali murid. Pasalnya segala kebutuhan sekolah pasti menjadi beban tersendiri untuk para orang tua dan wali murid. Namun, hal ini tidak berlaku bagi para siswa sekolah di Kota Mojokerto mulai jenjang PAUD/TK hingga SMP.

Pemerintah Kota Mojokerto kembali menegaskan komitmennya memberikan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat. Program tersebut mencakup jenjang PAUD/TK hingga SMP negeri dengan berbagai fasilitas untuk meringankan beban orang tua siswa.

Wali Kota Mojokerto Hj Ika Puspitasari alias Ning Ita menyampaikan, pemerintah kota telah menyiapkan lima bentuk dukungan bagi peserta didik, yakni pembebasan biaya pendidikan, penyediaan seragam sekolah, tas sekolah, sepatu sekolah, alat tulis, serta layanan angkutan sekolah gratis.

"Di bidang pendidikan, kami tetap berkomitmen menjalankan seluruh kewenangan pemerintah kota mulai jenjang PAUD/TK hingga SMP dengan pendidikan gratis," katanya, Jumat, 10 Juli 2026.

"Kami juga memberikan fasilitas berupa seragam sekolah, tas sekolah, sepatu sekolah, alat tulis, serta angkutan sekolah gratis untuk mendukung kebutuhan para siswa," tegasnya.

Baca Juga:
Tinjau Pameran Lukisan dan Fotografi di Mojokerto, Ning Ita Harap Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi

Untuk jenjang pendidikan di luar kewenangan pemerintah kota, seperti perguruan tinggi, Pemkot Mojokerto tetap memberikan perhatian melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi asal Kota Mojokerto. Setiap tahun, sekitar 250 hingga 300 mahasiswa menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Agung Moeljono, menjelaskan bahwa sebagian program telah berjalan dan sebagian lainnya akan direalisasikan setelah proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai.

Menurut Agung, pembebasan biaya pendidikan di seluruh sekolah negeri serta layanan angkutan sekolah gratis sudah berjalan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Untuk biaya pendidikan gratis di sekolah negeri dan layanan angkutan sekolah gratis sudah berjalan. Sedangkan bantuan seragam sekolah, tas, dan sepatu diperuntukkan bagi siswa baru dan saat ini masih menunggu selesainya proses SPMB di Kota Mojokerto," jelas Agung.

Baca Juga:
Kota Mojokerto Raih Nilai Sempurna dari KPK, Tata Kelola Pemerintahan Capai 100 Persen

Ia menambahkan, setelah tahapan SPMB rampung dan data peserta didik baru telah final, Pemerintah Kota Mojokerto akan melanjutkan proses pengadaan dan pendistribusian bantuan tersebut agar seluruh siswa baru yang berhak dapat segera menerimanya.

Program pendidikan gratis beserta fasilitas pendukung tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga, sehingga setiap anak di Kota Mojokerto memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.(*)