Pemkot Malang Terus Gencarkan Pencegahan Radikalisme di Kalangan Santri

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

17 Okt 2024 13:19

Thumbnail Pemkot Malang Terus Gencarkan Pencegahan Radikalisme di Kalangan Santri
Pemkot Malang bersama para santri. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang terus melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap paham radikalisme di kalangan santri. Terlebih banyaknya pondok pesantren, menjadikan Kota Malang sebagai kota yang cukup religius. 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Mabrur menjelaskan bahwa terdaapt sekitar 80 pondok pesantren yang tersebar di tiap kecamatan. Para santri telah dibekali dengan kegiatan positif yang mengarah pada pemberdayaan. 

"Iya memang Kota Malang cukup religius. Banyak pondok pesantren itu juga sekarang sudah banyak menghasilkan penghafal Qur'an," ujar Mabrur, Kamis 17 Oktober 2024. 

Sesuai ketentuan yang ada, setiap pesantren harus dibekali dengan Kyai atau pemuka agama, hingga kajian kitab kuning. Dengan demikian akhlak dan keilmuan yang dimiliki para santri dapat terbentuk. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Kerja sama dengan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPI) pun terus digencarkan. Koordinasi tersebut juga untuk memastikan santri tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. 

"Terus kita gaungkan dan sosialisasikan, bagaimana santri memiliki kualitas sesuai harapan. Santri yang tangguh, bebas dari pemikiran radikal, bebas dari hal-hal yang bisa menciderai diri sendiri," tambahnya. 

Termasuk menuju peringatan Hari Santri Nasional, akan digelar kunjungan pesantren bersama Baznas, hingga pelaksanaan Pasar Halal di tanggak 22-23 Oktober 2024 nanti. 

"Kita melakukan ini diamanahkan oleh undang-undang. Bahwa pemerintah daerah bisa memberikan support dalam kegiatan pesantren, baik itu dakwah, pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan bahwa di era globalisasi ini jangan sampai santri tergerus keimanan maupun akhlaknya. Untuk itu pembekalan fisik, mental, dan spiritual harus selalu diimplementasikan dalam kehidupan pondok pesantren. 

"Sekarang informasi beragam, banyak yang masuk di kita. Yakin sekali santri yang sudah mendapatkan pembekalan, bisa menjadi generasi agen perubahan. Agen tangguh yang bisa menjadi inspirasi bagi pemuda di negara kita," kata Erik. 

Pengawasan santri dari paham radikalisme juga terus digencarkan. Erik menjelaskan bahwa pengawasan rutin dilakukan melalui Kesra dan Bakesbangpol Kota Malang. 

"Ada pengawasan dari Pemkot agar santri tidak terkena radikalisme. Santri termasuk elemen yang dilibatkan Pemkot Malang dalam semangat penyebaran dan pemahaman wawasan kebangsaan," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bersilaturahmi dengan Para Veteran, Cabup Bandung Dadang Supriatna Tepati Janji

Baca Selanjutnya

Banyak Mahasiswa dari Luar Daerah, Pilkada Kota Malang Rawan Pemungutan Suara Ulang

Tags:

Kota Malang Religius Kota Malang santri Hari Santri Nasional Radikalisme

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar