Pemkot Madiun Anggarkan Rp 30 Miliar untuk BPJS Kesehatan

Jurnalis: Ian Alfatih
Editor: Mustopa

19 Jan 2024 09:35

Thumbnail Pemkot Madiun Anggarkan Rp 30 Miliar untuk BPJS Kesehatan
Pelayanan pasien BPJS di RSUD Kota Madiun (Kominfo Kota Madiun)

KETIK, MADIUN – Tingginya jumlah kepesertaan BPJS di Kota Madiun selaras dengan tanggungan bantuan sosial Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Faktor itu pula yang membuat Pemkot Madiun harus menggelontorkan dana ekstra besar untuk program PBID ke BPJS Kesehatan. Tak main-main, dana yang disiapkan mencapai Rp 30 miliar.  

Subkoordinator Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Pembiayaan Kesehatan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun, Sagita Haryati menyebut hingga Januari 2024 ini setidaknya terdapat 67.721 kepersertaan BPJS PBID di Kota Madiun dengan biaya setiap peserta sebesar Rp 37.800 per bulan.

Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kota Madiun rata-rata mengeluarkan Rp 2 miliar lebih untuk pembayaran ke BPJS Kesehatan setiap bulannya.

Baca Juga:
Program 5 Juta per RW Disorot, TMP Surabaya Dorong E-Musrenbang Transparan dan Akses Terbuka

"Pemerintah Kota Madiun rata-rata menyiapkan anggaran Rp 30 miliar setiap tahunnya untuk pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat ini. Untuk tahun ini dianggarkan Rp 32 miliar," katanya, Jumat (19/1/2024).

Anggaran itu disiapkan untuk pembayaran iuran dan bantuan iuran sekaligus untuk meng-cover penambahan kepesertaan. Dia menyebut rata-rata ada sekitar 25 penambahan kepesertaan baru setiap harinya.

Pemkot Madiun memang tidak memberikan persyaratan khusus bagi kepesertaan BPJS PBID ini. Program bisa untuk semua masyarakat Kota Madiun, baik dari kelompok kurang mampu maupun golongan mampu.

""Jadi siapapun, pokoknya warga Kota Madiun, asal mau di kelas 3, bisa ikut program ini. Jadi bukan untuk masyarakat kurang mampu saja,’’ jelasnya sembari menyebut untuk warga baru pindah masuk setidaknya harus berdomisili minimal satu tahun.

Baca Juga:
Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

Data kepesertaan memang terus berubah. Selain tambahan baru, ada juga yang dicoret karena sudah meninggal maupun telah pindah keluar. Pihaknya rutin berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil setempat untuk kroscek data setiap bulannya.

Peserta yang diketahui sudah meninggal atau pindah keluar Kota Madiun akan dikeluarkan dari kepesertaan. Hal itu dilakukan agar pembiayaan tidak membengkak.

Sagita menambahkan, untuk pendaftaran juga bisa dilakukan lewat layanan WhatsApp (WA) di nomor 0895 1678 5880. Masyarakat cukup mengajukan permohonan di nomor tersebut.

Pemohon nantinya mengisi form pendaftaran yang diberikan petugas. Selain itu, juga mengirimkan foto KTP dan KK. BPJS akan aktif dua minggu kemudian atau segera aktif untuk kasus emergency atau kedaruratan.(*)

Baca Sebelumnya

Cara Memasak Telur Rebus Agar Matang dengan Sempurna

Baca Selanjutnya

IKA-PMII Pacitan Bangun Kantor Megah Tiga Lantai Senilai Rp800 Juta

Tags:

Kota Madiun anggaran Anggaran 30 Miliar BPJS Kesehatan

Berita lainnya oleh Ian Alfatih

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

26 Agustus 2024 12:00

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

17 Juli 2024 05:52

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

27 Mei 2024 10:49

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

26 Mei 2024 12:31

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

25 Mei 2024 05:13

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

Pemkab Madiun Raih Opini WTP Sebelas Kali Beruntun

20 Mei 2024 01:35

Pemkab Madiun Raih Opini WTP Sebelas Kali Beruntun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar