Pemkab Sleman Perketat Pengawasan Harga dan Stok Pangan Jelang Ramadan

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

12 Feb 2026 21:37

Thumbnail Pemkab Sleman Perketat Pengawasan Harga dan Stok Pangan Jelang Ramadan
Penggalan tampilan dalam laman hargapangan.slemankab.go.id. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah mulai menyusun langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting.

Upaya ini dilakukan guna memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat serta menjamin kelancaran pasokan menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah - 2026 Masehi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Sleman, Heri Setyawati, Kamis 12 Februari 2026, menjelaskan bahwa pemantauan harga dan stok akan menjadi prioritas utama melalui sistem peringatan dini atau early warning system.

Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, sejumlah komoditas mulai menunjukkan fluktuasi harga. Heri menekankan bahwa intervensi nyata diperlukan agar harga komoditas tetap sesuai dengan acuan pemerintah.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar secara masif di pasar-pasar utama seperti Pasar Sleman, Pasar Godean, dan Pasar Tempel dengan memanfaatkan alokasi APBD maupun sumber anggaran lainnya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Perlu adanya petunjuk teknis operasi pasar agar pelaksanaan kegiatan ini tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu," ujar Heri Setyawati saat menjelaskan strategi akuntabilitas penyaluran bahan pangan murah tersebut.

Terkait ketersediaan stok, TPID Kabupaten Sleman memastikan pasokan pangan dalam kondisi aman. Di tingkat regional DIY, Bulog saat ini menguasai cadangan beras sekitar 39.000 ton yang siap digelontorkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Pemerintah juga terus memantau stok komoditas lain seperti gula pasir yang diprediksi mengalami surplus secara nasional hingga akhir Maret mendatang, serta ketersediaan minyak goreng yang terus dijaga kelancarannya di pasar tradisional maupun ritel modern.

Sebagai bagian dari strategi manajemen komunikasi, pemerintah daerah akan secara rutin mempublikasikan data ketersediaan pangan dan jadwal operasi pasar melalui laman resmi hargapangan.slemankab.go.id.

Heri menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan berbasis data akan membangun kepercayaan publik sehingga masyarakat tidak terdorong melakukan pembelian berlebihan.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan belanja bijak karena pasokan bahan pokok dipastikan mencukupi kebutuhan selama bulan suci," ucapnya menambahkan.

Di sisi distribusi, pemkab Sleman akan memperkuat pengawasan terpadu bersama aparat penegak hukum untuk memantau jalur distribusi hulu ke hilir demi mencegah praktik penimbunan.

Langkah ini mencakup koordinasi intensif dengan distributor dan pedagang besar guna memastikan komitmen mereka dalam menjaga stabilitas harga. Dengan deteksi dini dan intervensi yang terukur, Pemkab Sleman optimistis gejolak harga dapat diredam sebelum mencapai puncak permintaan pada pertengahan Ramadan nanti. (*)

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Baca Juga:
Perkuat Visi Misi, Pakaidonk Siapkan Ekspansi Luar Negeri
Baca Sebelumnya

Kodim 0823/Situbondo Gelar Pelayanan Pemasangan Implan Gratis pada TMMD Ke-127

Baca Selanjutnya

Pemkab Bandung Sepakati Pembangunan Tol Getaci dengan Exit Tol Tegalluar

Tags:

Sleman Ramadan 1447 H bahan pokok Harga Pangan TPID Sleman Operasi Pasar Heri Setyawati Inflasi Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Stok pangan Panic Buying Kabupaten Sleman Idulfitri Bulog Pengawasan Distribusi

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar