Pemkab Sleman Pastikan Stok BBM hingga Beras Aman

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

7 Mar 2025 12:43

Thumbnail Pemkab Sleman Pastikan Stok BBM hingga Beras Aman
Sekda Sleman Susmiarto (no 2 dari kanan) beserta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman dan TPID DIY saat mendatangi salah satu SPBU yang menjadi sasaran pengawasan. (Foto: Diskominfo Sleman)

KETIK, SLEMAN – Untuk memberikan kepastian kepada masyarakat terkait ketersediaan dan kualitas komoditas yang dibutuhkan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan serangkaian pengawasan dan pemantauan diberbagai sektor.

Diantaranya dalam rangka memastikan kualitas dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), liquefied petroleum gas (LPG), serta beras bagi masyarakat.

Pengawasan dilakukan terhadap alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pemantauan terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE), serta ketersediaan beras di Gudang Bulog.

Berdasarkan data yang diperoleh dari pengawasan dan pemantauan beras yang dilakukan Pemkab Sleman bersama Perum Bulog Kanwil Yogyakarta pada Kamis 6 Maret 2025 didapatkan data bahwa stok beras di Bulog Yogyakarta saat ini mencapai 19.500 ton. Dengan gudang terbesar berada di Purwomartani, Kalasan, Sleman, yang menyimpan 11.500 ton.

Manager Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Suudi Mut’im menyampaikan, distribusi beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dimulai sejak 3 Maret 2025, dengan kuota distribusi untuk wilayah Yogyakarta mencapai 11.500 ton.

Suudi Mut’im mengungkapkan harga beras di Bulog ditetapkan sebesar Rp11.000 per kilogram. Sedangkan untuk operasi pasar melalui Pos Indonesia sebesar Rp12.000 per kilogram.

Sementara itu, harga di luar skema tersebut mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp14.500 per kilogram.

Dengan ketersediaan stok yang mencukupi, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.

Dengan adanya pengawasan dan pemantauan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, memastikan distribusi yang lancar, serta menjaga stabilitas harga di pasaran.

Selain itu pengawasan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Susmiarto dan didukung oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman dan TPID DIY juga mendatangi salah satu lokasi yang menjadi sasaran pengawasan yakni SPBU 44.555.04 di Jalan Magelang Km 15, Ngangkruk, Caturharjo, Sleman.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Adapun tujuannya untuk memastikan bahwa alat ukur yang digunakan sesuai standar dan memberikan takaran yang tepat bagi konsumen.

Di sektor BBM ini, Pemkab Sleman juga melakukan pengawasan terhadap 10 SPBU yang berada di jalur strategis arus mudik, seperti jalur utama Yogyakarta-Magelang, Yogyakarta-Wates, Yogyakarta-Klaten, serta jalur alternatif di wilayah Turi, Pakem, Cangkringan, dan Prambanan.

Foto Untuk memastikan kelancaran distribusi LPG, pengawasan juga dilakukan di SPPBE PT Jatirata Mitra Mulya, Jalan Magelang Km 15,2, Medari, Sleman. (Foto: Diskominfo Sleman / Ketik.co.id)Untuk memastikan kelancaran distribusi LPG, pengawasan juga dilakukan di SPPBE PT Jatirata Mitra Mulya, Jalan Magelang Km 15,2, Medari, Sleman. (Foto: Diskominfo Sleman)

Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat serta ketepatan ukuran takaran BBM yang dijual di SPBU, terutama untuk mengantisipasi atus mudik dan libur hari raya Idul Fitri.

“Kami ingin memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kualitas dan kuantitas BBM yang mereka beli sudah sesuai standar. Oleh karena itu, pengawasan ini akan terus kami lakukan demi melindungi hak konsumen,” terang Susmiarto.

Selain itu, untuk memastikan kelancaran distribusi LPG, pengawasan juga dilakukan di SPPBE PT Jatirata Mitra Mulya, Jalan Magelang Km 15,2, Medari, Sleman. Dalam kegiatan tersebut, dijelaskan bahwa alur distribusi LPG dari Pertamina ke SPBE berjalan normal, dengan proses pengemasan dan distribusi ke masyarakat dilakukan sesuai standar keamanan yang ditetapkan.

Susmiarto memastikan stok LPG cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Disebutkan, Kabupaten Sleman mendapat alokasi 15.891.667 tabung LPG untuk tahun 2025, dengan alokasi 1.227.000 tabung pada bulan Maret 2025 guna mendukung kebutuhan masyarakat menghadapi bulan suci.

Disamping itu, pemantauan juga mencakup aspek keamanan tabung LPG, mulai dari pengecekan kualitas hingga proses sortir bagi tabung yang bocor atau kedaluwarsa. Sehingga masyarakat mendapatkan LPG yang aman dan berkualitas. (*)

Baca Juga:
Jaringan Telkom Gangguan, Pelayanan BBM di Tuban Selatan Lumpuh Total

Baca Sebelumnya

Pemerintahan Bassam-Helmi Tegaskan Rotasi Jabatan Eselon II Sesuai Prosedur

Baca Selanjutnya

Paul Munster Keluhkan Kondisi Stadion BJ Habibie, Tak Layak!

Tags:

#ngetik Pemantauan dan Pengawasan Komoditas BBM LPG Beras Tim Pengendali Inflasi Daerah TPID Sleman TPID DIY SPBU SPBE Bulog DIY Pemkab Sleman Ramadan 1446 H idul Fitri 1446 h

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar