KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak terus memantau pelaksanaan revitalisasi trotoar dan drainase di Jalan Sunan Kalijaga, Kabupaten Lebak, Banten.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, bersama tim di lokasi pekerjaan, Rabu 7 Oktober 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi waktu maupun kualitas.

Revitalisasi trotoar dan drainase tersebut merupakan bagian dari pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten. Selain memperbaiki infrastruktur pejalan kaki, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi drainase serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Di lokasi, Wahyu melihat langsung kondisi pekerjaan yang tengah berlangsung. Ia memberikan arahan kepada pelaksana proyek dan tim pengawas agar tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga tetap memperhatikan mutu dan keselamatan kerja.

"Kami ingin pekerjaan ini berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tetapi yang tidak kalah penting adalah kualitasnya tetap terjaga. Jangan sampai karena mengejar target, aspek mutu dan keselamatan justru terabaikan," ujar Wahyu di lokasi.

Baca Juga:
Deden Apriandhi: Pembangunan Banten 2027 Bukan Soal Anggaran, tapi Dampak bagi Masyarakat

Menurut Wahyu, pengawasan lapangan perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan. Apalagi, proyek berada di kawasan yang masih menjadi ruang aktivitas masyarakat.

Karena itu, ia meminta pelaksana proyek untuk mengutamakan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama proses pembangunan.

"Karena pekerjaan ini berada di tengah aktivitas masyarakat, kami juga meminta pelaksana memperhatikan keselamatan. Area pekerjaan harus ditata dengan baik sehingga tidak membahayakan pekerja maupun masyarakat yang melintas," kata Wahyu.

Selain aspek keselamatan, pengelolaan area kerja juga menjadi perhatian. Material dan peralatan proyek diharapkan ditempatkan secara tertib agar tidak mengganggu mobilitas warga maupun aktivitas usaha di sekitar Jalan Sunan Kalijaga.

Baca Juga:
Respons Kasus Kekerasan Siswa, Pemkot Malang Gelar Retret 345 Kepala Sekolah

Pemkab Lebak juga mendorong agar dampak pekerjaan terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Koordinasi antara pelaksana proyek, pengawas, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk merespons persoalan yang muncul selama pembangunan.

Berdasarkan hasil pemantauan, progres pekerjaan fisik saat ini telah mencapai 24 persen dan ditargetkan selesai secara keseluruhan pada Desember 2026.

Wahyu menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan hingga pekerjaan rampung. Pemerintah daerah berharap hasil revitalisasi tidak hanya memperbaiki wajah kawasan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Harapannya, setelah selesai nanti masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Trotoarnya lebih nyaman, drainasenya berfungsi dengan baik, dan kawasan ini menjadi lebih tertata. Karena itu, kami akan terus melakukan pemantauan sampai pekerjaan benar-benar selesai," ujar Wahyu. (*)