KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak memantau pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan di tiga kampung di Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Rabu 21 Oktober 2026. Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas, ketepatan waktu, maupun transparansi pelaksanaan proyek.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, bersama Helmi Arief dari Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim), meninjau pekerjaan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kebon Kopi, Kampung Kebon Kalapa, dan Kampung Leuwiranji.
Dalam kegiatan tersebut, Wahyu menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus memperhatikan mutu dan kerapian hasil akhir.
Menurutnya, kualitas pembangunan menjadi salah satu aspek penting agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
"Pelaksana pekerjaan harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kerapian hasil pembangunan. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi hasilnya juga harus sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan," ujar Wahyu kepada wartawan, Kamis 22 Oktober 2026.
Baca Juga:
Kontraktor Diminta Perbaiki Pembangunan Aula Kecamatan WanasalamSelain kualitas pekerjaan, Wahyu juga mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Ia meminta pelaksana memasang papan informasi proyek agar masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung.
"Papan informasi proyek harus dipasang sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat dapat mengetahui kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di lingkungannya," katanya.
Ia juga meminta agar pelaksanaan pekerjaan tetap berpedoman pada jadwal yang telah ditetapkan. Pengawasan secara berkala diperlukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan dan kendala yang muncul dapat segera ditangani.
Baca Juga:
20 Desa dan Kelurahan di Lebak Dapat Pembangunan Jalan LingkunganBerdasarkan rencana pelaksanaan, pembangunan jalan lingkungan di tiga kampung tersebut diperkirakan rampung pada awal Desember 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.
"Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu. Kualitas harus tetap menjadi perhatian agar jalan yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal," ujar Wahyu.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkim Lebak, Helmi Arief membeberkan rincian volume dan jenis pekerjaan penataan jalan lingkungan di tiga lokasi tersebut.
"Untuk Kampung Kebon Kopi, pekerjaan mencakup pemasangan paving block seluas 468,29 m² serta pembangunan saluran U-Ditch lengkap dengan tutup sepanjang 100,00 m'. Sementara di Kampung Kebon Kalapa dipasang paving block seluas 380,11 m², dan di Kampung Leuwiranji seluas 180,60 m²," jelas Helmi.
Pembangunan jalan lingkungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas sehari-hari, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat di Kampung Kebon Kopi, Kampung Kebon Kalapa, dan Kampung Leuwiranji.
Melalui monitoring tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan pembangunan infrastruktur lingkungan tidak sekadar memenuhi target fisik, tetapi juga menghasilkan sarana yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (*)