Pemkab Bandung Targetkan Predikat Sangat Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah 2024

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

7 Mar 2024 09:07

Thumbnail Pemkab Bandung Targetkan Predikat Sangat Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah 2024
Kepala Bapperida Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi menjadi narasumber di Kick Off Sosialisasi KIBB 2024, di Grand Sunshine Soreang, Kamis (7/3/24).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Setelah sukses menggelar Kompetisi Inovasi Bandung Bedas (KIBB) 2023, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung menggelar KIBB 2024 bertema “Pengembangan Ekosistem Inovasi Menuju Bandung Bedas”.

Kick Off KIBB 2024 yang dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Marlan, yang mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna ini, diawali dengan sosialisasi pelaksanaan KIBB 2024 kepada para stakeholder terkait, khususnya calon peserta, di Grand Sunshine Soreang, Kamis (7/3/2024). Mereka terdiri dari unsur SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, perangkat daerah, kecamatan, dan puskesmas, serta masyarakat umum.

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi mengatakan, KIBB 2024 menambah dua kategori dari KIBB 2023, sehingga dari yang tadinya 5 kategori menjadi 7 kategori. Antara lain meliputi Kategori SMP sederajat, SMA/SMK sederajat, mahasiswa, masyarakat umum, puskesmas, kecamatan dan perangkat daerah Pemkab Bandung sendiri.

Erwin menjelaskan, penambahan kategori tersebut bertujuan untuk membuka peluang bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung, untuk dapat berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasinya mengenai inovasi dan program Kabupaten Bandung.

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

“Semoga dengan meningkatnya jumlah kategori dapat meningkatkan jumlah inovasi yang terjaring dan dapat memperkaya khazanah inovasi di Kabupaten Bandung. Semakin banyaknya inovasi, diharapkan pula dapat mendukung upaya pencapaian target peningkatan indeks inovasi daerah Kabupaten Bandung menjadi Sangat Inovatif,” terang Erwin.

Selain bertujuan untuk menaikan angka indeks Innovatife Government Award (IGA) Kabupaten Bandung, dari KIBB 2024 ini juga diharapkan terwujud ekosistem dari inovasi yang dihasilkan.

Sementara itu dalam laporannya, Sekretaris Bapperida Kabupaten Bandung, Dadang Komara menyampaikan, jumlah inovasi Kabupaten Bandung hingga akhir tahun 2023 tercatat 473 inovasi. Antara lain terdiri dari 53 inovasi tata kelola pemerintahan, 293 inovasi pelayanan publik, dan 127 inovasi daerah lainnya.

“Hal tersebut menunjukkan banyaknya inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Semoga dengan semakin banyaknya inovasi yang terus diciptakan, akan dapat mendukung target peningkatan indeks inovasi daerah pada tahun 2024,” kata Dadang.

Baca Juga:
ITS Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Bensin Sawit dan Teknologi EBT

Hingga tahun 2023, lanjut Dadang, indeks inovasi daerah Kabupaten Bandung masih memiliki predikat inovatif dengan capaian 51,52 poin. Hal tersebut menunjukkan bahwa kuantitas/jumlah inovasi harus pula diimbangi dengan kualitas pelaporan inovasi yang baik pula.

“Pada tahun 2024, insyaallah target peningkatan Indeks Inovasi Daerah akan tercapai, dengan melaporkan minimal 150 inovasi yang berkualitas data baik, dengan nilai di atas 85 poin, sehingga dapat menunjang pencapaian Indeks Inovasi Daerah predikat Sangat Inovatif,” tandas Dadang.(*)

Baca Sebelumnya

Stranas PK Dorong Kerja Sama PT Bukit Asam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Baca Selanjutnya

Pasar Takjil Diperbolehkan, Diskopindag Kota Malang Siapkan Regulasi

Tags:

Inovasi PEMKAB BANDUNG bapperida kibb kibb 2024

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar