Pemkab Aceh Singkil Dorong RPJM 2025 - 2029 yang Hijau, Inklusif dan Berkelanjutan

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Muhammad Faizin

8 Agt 2025 20:25

Thumbnail Pemkab Aceh Singkil Dorong RPJM 2025 - 2029 yang Hijau, Inklusif dan Berkelanjutan
Wakil bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, SH menyampaikan arahan pada kajian konsultasi publik KLHS RPJM 2025 - 2029 di aula Bappeda, Jumat, 8 Agustus 2025. (Foto: Zaelani Bako/Ketik)

KETIK, ACEH SINGKIL – Kasus degradasi lingkungan yang kian kompleks mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk lebih serius dalam merancang arah pembangunan jangka menengahnya. Hal ini terlihat dalam kegiatan Konsultasi Publik Kedua Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJM tahun 2025–2029, yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil di Aula Bappeda, Jumat, 8 Agustus 2025.

Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, dalam sambutannya menekankan bahwa KLHS bukan sekadar formalitas dokumen administratif. “Ini adalah kompas moral dan ilmiah yang mengarahkan setiap langkah pembangunan. Ia tidak boleh hanya berpihak pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus menjamin keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial,” ujarnya.

Hamzah juga menyoroti bahwa Aceh Singkil memiliki kekayaan alam yang luar biasa—mulai dari hutan mangrove, pantai, sungai, hingga keanekaragaman hayati yang tak ternilai. Namun, di sisi lain, daerah ini juga menghadapi tekanan besar berupa kerusakan dan degradasi lingkungan.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya pelibatan semua pihak dalam proses penyusunan KLHS. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh masukan dari masyarakat, pakar, pelaku usaha, dan generasi muda,” tegasnya. Harapannya, RPJM 2025–2029 nantinya benar-benar menjadi dokumen yang hijau, inklusif, dan visioner.

Baca Juga:
Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

Lebih jauh, Hamzah menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Investasi yang masuk harus bertanggung jawab, pengelolaan sumber daya alam harus berpijak pada prinsip keadilan lintas generasi, dan masyarakat lokal harus mendapatkan ruang sekaligus manfaat dari pembangunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Surkani, SE, memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih sejak konsultasi publik pertama dilaksanakan. Salah satu progres penting ialah proses identifikasi data dan isu strategis pembangunan berkelanjutan, yang mencakup aspek lingkungan, sosial, ekonomi, serta tata kelola pemerintahan.

“Progres ini menjadi pondasi kokoh dalam penyusunan KLHS RPJM yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus adaptif terhadap tantangan lingkungan ke depan,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Surkani, pihaknya juga telah merumuskan isu-isu strategis pembangunan dan mengaitkannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). Termasuk di dalamnya adalah proyeksi skenario masa depan yang akan menjadi acuan dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga:
SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

“Dua output utama yang menjadi target kami saat ini adalah validasi dokumen KLHS oleh Pemerintah Aceh, dan penyusunan laporan KLHS sesuai pedoman sebagai persyaratan mutlak untuk memperoleh surat validasi dari Pemerintah Provinsi,” pungkas Surkani. (*)

 

Baca Sebelumnya

Studi Banding Indrapura, DPRD Kalsel Incar Resep Jitu Evaluasi Perda Ala Jatim

Baca Selanjutnya

Dok! APBD Perubahan Trenggalek 2025 Disahkan, Ada Dana Segar Rp 56 M?

Tags:

konsultasi publik KLHS RPJM 2025-2029 DLH Aceh Singkil

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar