KETIK, LEBAK – Pemerintah pusat membuka rekrutmen sebanyak 30 ribu manajer untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal dan mendukung implementasi Kopdes Merah Putih agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Ayo kita kawal bersama Koperasi Desa Merah Putih. Ini bisa menjadi salah satu instrumen usaha bagi anggota koperasi dan juga instrumen bagi masyarakat untuk bergraduasi dari tidak mampu menjadi mampu,” ujar Hasbi kepada wartawan, Kamis 16 April 2026.
Baca Juga:
Diresmikan Wahyu Hidayat, Pasar Sawojajar Kota Malang Resmi Naik Kelas Menjadi Pasar ModernIa juga menyambut positif rekrutmen besar-besaran tersebut karena dinilai membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. “Dengan rekrutmen tersebut artinya ada lapangan kerja baru,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi semata, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Ia menilai, melalui pengelolaan yang profesional, Kopdes Merah Putih mampu menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan anggota.
“Di akhir tahun, anggota koperasi bisa mendapatkan SHU atau Sisa Hasil Usaha. Ini menjadi bukti nyata bahwa koperasi bisa memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat,” katanya.
Baca Juga:
Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di JemberHasbi juga menekankan pentingnya peran manajer koperasi yang kompeten dalam menjalankan roda organisasi secara transparan dan akuntabel.
Dengan rekrutmen besar-besaran tersebut, Kopdes Merah Putih dapat dikelola secara modern dan berdaya saing.
Pemerintah daerah, lanjutnya, siap bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program ini berjalan efektif di Kabupaten Lebak, sekaligus menjadi solusi konkret dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.
“Kalau dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” pungkasnya.(*)