KETIK, SURABAYA – Ratusan pecinta film menggelar pertemuan bertajuk "NYABAR" yang berlangsung di sebuah kafe di Surabaya pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Acara itu mempertemukan banyak kalangan pecinta film, mulai dari filmmaker hingga mahasiswa.
Acara pemanasan sebelum 5th CFF 2025 yang digagas oleh Fikomrade Universitas Ciputra ini disambut antusias oleh para peserta. Aisyah Fatmawati, salah satu filmmaker mengatakan, senang dengan acara ini.
Perasaannya senang bertambah lantaran film buatannya ditonton banyak orang dan mendapat apresiasi
"Tentunya perasaan pasti senang banget, apalagi film ini aku yang nulis di situ," katanya dikutip dari keterangan resmi.
Baca Juga:
Mengenal Sapi Peranakan Ongole, Kurban Presiden Prabowo di Masjid Al Akbar SurabayaFilmmaker lainnya, Abdul Rizal Zailani juga merasakan hal yang sama. Ia juga berharap film garapannya berjudul 23.59 bisa diterima oleh banyak orang.
"Mereka bisa merasakan pesan yang kita sampaikan. Kita ingin menyampaikan pesan bahwa menghargai waktu itu penting.” jelasnya.
Sementara itu dari kalangan mahasiswa, NYABAR banyak pengalaman yang didapatkan.
Muhammad Abid Fiisabilillah dari Komunitas Film UIN Surabaya, Infinity mengatakan acara ini memiliki banyak masukan yang baik.
Baca Juga:
Geger! Sapi 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo Ngamuk di Masjid Al Akbar Surabaya, 2 Warga Jadi Korban!“di sini lebih kekeluargaan mulai dari cara nge-treat dan pendekatan yang dilakukan. Bahkan pembawaannya enak dan anak muda banget. Di sisi lain juga ada kesempatan untuk bertukar pikiran dengan komunitas lain.”
Senada, Gabriel Krisna Adinugroho dari PENS menambahkan, menurutnya acara diskusi NYABAR sangat ia nikmati karena berlangsung secara santai namun padat berisi diskusi film
"Kalau ada film sesantai ini menurut saya lebih menyenangkan, apalagi bisa rame-rame kumpul begini dan bisa mendapatkan link-link yang baru," tuturnya.
Setelah NYABAR, Fikomrade Universitas Ciputra, melanjutkan acara diskusi pada 2-6 Juni 2026 mendatang di 5th CFF.
Acara itu rencananya dihadiri para sineas nasional, seperti Riri Riza, Wregas Bhanuteja, Robert Ronny, Adinia Wirasti, dan Chandra Liow. (*)