Peluang Kemenangan Kecil jika Sutiaji Maju Pilgub Jatim

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

11 Jun 2024 08:10

Thumbnail Peluang Kemenangan Kecil jika Sutiaji Maju Pilgub Jatim
Momen Sutiaji bersama petinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: instagram @sam.sutiaji)

KETIK, MALANG – Wali Kota Malang periode 2018-2023, Sutiaji sempat dikabarkan akan melawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.

Dimintai tanggapan mengenai hal itu, Pakar Politik sekaligus Akademisi Sosiologi Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Wahyudi Winarjo menyebut peluang kemenangan Sutiaji cukup kecil.

Melihat realita politik saat ini pasangan Khofifah-Emil memiliki dukungan politik yang cukup kuat. Beberapa partai politik yang berkoalisi dengan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah memantapkan dukungannya pada pasangan petahana itu.

Belum lagi Sutiaji juga harus menghadapi beberapa nama yang muncul mulai dari Mantan Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar hingga Tri Rismaharini yang memiliki posisi sama kuatnya.

"Khofifah-Emil didukung oleh pihak yang berkuasa, dalam hal ini Gerindra dan pasti mengusung partai lain yang tadinya berada di koalisi 02, tentu Khofifah-Emil kuat. Pak Sutiaji berarti peluangnya kemungkinan kecil," ujar Wahyudi, Selasa (11/6/2024).

Selama ini Sutiaji dikenal sebagai politisi dari Partai Demokrat. Perlu diketahui bahwa Demokrat menjadi partai politik pertama yang secara resmi mengusung Khofifah-Emil melenggang kembali ke Jatim 1.

Wahyudi menjelaskan pernyataan dukungan dari kubu 02 termasuk Demokrat, telah menjadi dorongan para pendukung untuk mengerahkan suaranya pada pasangan Khofifah Emil.

"Timses Sutiaji kalau betul mau running di level provinsi, kerjanya harus super keras karena tinggal beberapa bulan. Apalagi sejauh ini gak pernah ada pikiran rakyat bahwa Sutiaji akan mencalonkan sebagai calon Gubernur Jatim," lanjutnya.

Sutiaji sendiri tidak secara gamblang menyatakan sikap politiknya untuk maju ke Pilgub Jatim maupun Pilkada Kota Malang. Namun isu-isu yang bertebaran tersebut dinilai sebagai upaya memunculkan political bargaining position, atau posisi tawar dalam perpolitikan.

"Beliau kan sudah tidak menjabat Wali Kota Malang, tentu sudah kehilangan panggung. Beda dengan mereka yang sedang berada di pemerintahan yang dengan mudah bisa melakukan gerak yang bisa ditafsirkan untuk kegiatan politik secara kontinyu dalam pemerintahannya," terangnya.

Jikapun Sutiaji memutuskan masuk dalam perebutan kursi N1, ia harus menyadari realita bahwa rakyat memiliki kecenderungan yang mudah melupakan dan beralih pada sosok baru. Terlebih tidak sedikit Sutiaji mendapatkan kritikan dari masyarakat atas kebijakan yang ia terapkan semasa menjabat sebagai Wali Kota Malang.

"Menurut saya rapor Pak Sutiaji mungkin nilainya baik, tidak sangat baik, tapi juga tidak jelek. Katakanlah cukup, meskipun tidak sangat baik. Artinya masih bisa dioptimalisasi kan," kata Wahyudi. (*)

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang
Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April
Baca Sebelumnya

Hamas Setujui Resolusi Gencatan Senjata di Gaza

Baca Selanjutnya

Melihat Latihan Tempur TNI, Gembleng Keahlian Prajurit dalam Berperang

Tags:

Peluang Sutiaji Sutiaji Kota Malang Pilgub Jatim Pilkada Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar