Pelaksanaan Survei Migas Ganggu Aktivitas Nelayan di Pamekasan

Jurnalis: Supyanto Efendi
Editor: Mustopa

2 Sep 2024 12:40

Thumbnail Pelaksanaan Survei Migas Ganggu Aktivitas Nelayan di Pamekasan
Muniri, salah satu nelayan asal Desa Tamberu Timur, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. (Foto: Supyan/ketik.co.id)

KETIK, PAMEKASAN – Pelaksanaan persiapan survei pontensi migas di wilayah lautan daerah pantai utara (pantura) Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan sudah berlangsung sejak  Sabtu, 31 Agustus 2024.

Mulai persiapan hingga survei dilakukan diperkirakan akan menghabiskan waktu kurang lebih 30 hari. Selama pelaksanaan survei tersebut berlangsung akan menggangu aktivitas para nelayan yang biasa melaut di daerah tersebut.

Berdasarkan informasi dari perwakilan nelayan asal Desa Tamberu Timur, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Muniri, jumlah perahu yang biasa melaut di pantura Pamekasan kurang lebih 300 perahu.

"Setiap perahu itu biasanya terdiri dari 4 orang yang ikut nelayan dengan tujuan menangkap ikan," kata Muniri, Senin, 2 September 2024.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Pihaknya menjelaskan, melaut merupakan pekerjaan utama bagi para nelayan di daerah pantura Pamekasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Selama pelaksanaan survei ini berlangsung, maka pekerjaan utama kami terganggu dan bisa dipastikan tidak bisa melaut dalam sementara waktu," paparnya.

Ia mewakili para nelayan lainnya meminta kompensasi atau ganti rugi kepada pihak rekanan yang melakukan survei tersebut.

"Kami minta rugi apabila rumpon ikan kami rusak akibat pelaksanaan survei tersebut dan kami minta kompensasi bagi para nelayan yang pekerjaan utamanya terganggu dan bisa saja tidak melaut dalam sementara waktu," pasalnya.

Baca Juga:
PHR Zona 1 Perketat Pengamanan Lebaran, Operasi Migas Tetap Aman Tanpa Gangguan

Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata mengatakan, pihak perusahaan masih belum mengetahui seberapa besar ganti rugi maupun kompensasi yang akan diberikan kepada nelayan.

"Karena saat ini perusahaan masih dalam proses pengangkatan rumpon dan alat tangkap ikan, jadi para nelayan masih bisa beroperasi," paparnya.

Pihaknya berharap kepada para nelayan untuk bersabar hingga proses pengangkatan rumpon dan alat tangkap ikan selesai.

Sementara wilayah yang terdampak pelaksanaan survei potensi migas tersebut ada 6 desa yang tersebar di dua kecamatan di Pamekasan, di antaranya Desa Kapong Desa Sotabar, dan Desa Lesong Saja Kecamatan Pasean.

Kemudian, Desa Desa Blaban, Desa Tamberu Agung dan Desa Batubintang Kecamatan Batumarmar. (*).

Baca Sebelumnya

Gasak 48 HP Senilai Rp 103 Juta, Sepasang Kekasih Diamankan Polres Malang

Baca Selanjutnya

Sah Jadi Anggota DPRK Nagan Raya, Ini Komitmen Said Syahrul Kawal Suara Rakyat

Tags:

Survei potensi Migas ganggu Nelayan

Berita lainnya oleh Supyanto Efendi

Wabup Pamekasan Sidak Dua Dapur MBG,  Pastikan Benar-Benar Siap

30 Maret 2026 19:30

Wabup Pamekasan Sidak Dua Dapur MBG, Pastikan Benar-Benar Siap

Sapa Bansos Berlanjut! Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Tali Asih untuk Warga Pamekasan

9 Maret 2026 16:14

Sapa Bansos Berlanjut! Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Tali Asih untuk Warga Pamekasan

Menkop RI Berkunjung ke Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Sampaikan Progres Koperasi Merah Putih

22 Februari 2026 14:55

Menkop RI Berkunjung ke Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Sampaikan Progres Koperasi Merah Putih

Bupati Pamekasan Harap Persepam Bisa Promosi ke Liga 3 Usai Juarai Liga 4 Jatim

21 Februari 2026 23:24

Bupati Pamekasan Harap Persepam Bisa Promosi ke Liga 3 Usai Juarai Liga 4 Jatim

Mahasiswa Teknik UIM Pamekasan Raih Bronze Medal di International Student Summit 2026 Malaysia

16 Februari 2026 13:40

Mahasiswa Teknik UIM Pamekasan Raih Bronze Medal di International Student Summit 2026 Malaysia

Wabup Pamekasan Minta Kades dan Lurah Sigap Eksekusi Aspirasi Warga: Jangan Hanya Berhenti di Diskusi!

20 Januari 2026 16:24

Wabup Pamekasan Minta Kades dan Lurah Sigap Eksekusi Aspirasi Warga: Jangan Hanya Berhenti di Diskusi!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar