Pekan Ketiga Oktober, Sejumlah Wilayah di Indonesia Diterjang Banjir dan Angin Kencang

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Fisca Tanjung

23 Okt 2025 02:00

Thumbnail Pekan Ketiga Oktober, Sejumlah Wilayah di Indonesia Diterjang Banjir dan Angin Kencang
Pohon tumbang dan rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada Senin (20/10) pukul 15.30 WIB. (Foto: BNPB)

KETIK, SURABAYA – Memasuki pekan ketiga Oktober, sejumlah wilayah di Indonesia dilanda berbagai bencana alam. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB, tercatat beberapa kejadian seperti angin kencang dan banjir yang melanda berbagai daerah.

Peristiwa pertama terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Sundawenang, Kecamatan Salawu, hingga menyebabkan 14 rumah warga rusak, terutama di bagian atap. BPBD setempat bersama tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan.

Di Jawa Tengah, angin kencang melanda Kota Semarang pada Selasa, 21 Oktober 2025. Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, dan Genuk. Enam rumah warga rusak, serta beberapa pohon tumbang sempat menghambat aktivitas masyarakat.

Tim gabungan bergerak cepat membersihkan dan memotong pohon yang tumbang agar akses warga kembali normal.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Sementara itu, pada Selasa, 21 Oktober 2025, hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Genangan air melanda wilayah Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, dan menyebabkan aktivitas warga sempat terganggu.

Tujuh rumah warga terdampak dan satu keluarga dilaporkan mengungsi ke rumah kerabat. Saat ini, kondisi air telah surut dan hujan mulai reda.

Banjir juga melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa, 21 Oktober 2025. Peristiwa ini memengaruhi empat kecamatan, yakni Geyer, Tanggungharjo, Tegowanu, dan Kedungjati. Akibatnya, sebanyak 25 rumah warga dilaporkan terdampak genangan air.

BPBD Grobogan telah melakukan penanganan darurat di lokasi. Berdasarkan pantauan lapangan, genangan air mulai surut seiring menurunnya curah hujan.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Selain itu, Kabupaten Sragen juga mengalami banjir akibat curah hujan berintensitas tinggi dan meluapnya anak Sungai Kawangwaru pada Selasa, 21 Oktober 2025. Banjir tersebut merendam Desa Karangwaru, Kecamatan Plupuh, dan mengakibatkan 26 rumah serta satu fasilitas pendidikan terdampak.

Kondisi terkini dilaporkan air sudah berangsur surut.

Menanggapi situasi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, baik hidrometeorologi basah seperti banjir maupun hidrometeorologi kering.

Warga yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk rutin memantau tinggi muka air, serta segera melakukan evakuasi mandiri jika hujan lebat berlangsung lama. BNPB juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengikuti informasi cuaca dari lembaga resmi.

Baca Sebelumnya

Selvi Gibran Dorong UMKM Batik Kabupaten Bandung Lestarikan Motif Kina sebagai Identitas Lokal

Baca Selanjutnya

FLPP Capai 1.900 Unit, KUR Perumahan Tawarkan Subsidi Bunga 5 Persen di Malang

Tags:

banjir pohon tumbang Bencana Hujan Bnpb Cuaca Angin kencang

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar