Pedagang Pasar Induk Among Tani Wadul Dewan Soal Carut Marut Pembagian Bedak

Jurnalis: Sholeh
Editor: Mustopa

2 Mei 2024 13:27

Thumbnail Pedagang Pasar Induk Among Tani Wadul Dewan Soal Carut Marut Pembagian Bedak
Paguyuban Pedagang Sembilan Zona audiensi dengan Komisi B dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu, Kamis (2/5/2024). (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)

KETIK, BATU – Paguyuban Pedagang Sembilan Zona (Pedang IX) Pasar Induk Among Tani Kota Batu mengadu ke Komisi B DPRD Kota Batu terkait adanya indikasi kecurangan dalam pembagian bedak.

Hal itu mereka suarakan saat audiensi dengan Komisi B dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu, Kamis (2/5/2024). 

Sekretaris Pedang IX Pasar Induk Among Tani, Arif Setiawan mengungkapkan, pihaknya menemukan indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pihak UPT Pasar Induk Among Tani dengan beberapa kelompok pedagang.

Menurutnya, ada beberapa pedagang yang meminta pindah ke bedak yang lebih strategis. Padahal yang bersangkutan telah menerima pembagian bedak 

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

"Ada pedagang minta pindah ke tempat yang lebih strategis. Padahal dia sudah dapat undian. Sementara nomor undian yang sudah diundi kemudian diundi lagi," urainya.

Arif menegaskan, hal tersebut merupakan bentuk ketidakadilan karena menimbulkan kecemburuan. Lain halnya, jika pertukaran lokasi bedak dilakukan antara sesama pedagang, tidak akan timbul masalah karena ada kesepakatan antara pedagang.

"Contohnya ada 2 toko atau bedak di satu zona. Bisa saja hal semacam itu terjadi di zona lainnya. Makanya kami sampaikan saat hearing ini," tambahnya 

Sementara itu, Ketua Pedang IX Pasar Induk Among Tani, Muhammad Ali Subaidi menambahkan, indikasi kecurangan pembagian bedak tersebut terjadi karena ada dugaan kongkalikong antara oknum pedagang dengan pihak UPT Pasar Induk Among Tani.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Hal itu, dikatakannya, terlihat dari indikasi adanya sejumlah koordinator pedagang yang diperlakukan secara istimewa.

"Bahwa nomor yang diundi seharusnya merupakan nomor terbaru atau nomor undian yang belum sekalipun didapat oleh pedagang lainnya. Bukannya, mengundi lagi nomor yang telah diundi," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPT Pasar Induk Among Tani, Agus Suyadi membantah pihaknya melakukan kecurangan pembagian bedak. Menurutnya, pembagian bedak Pasar Induk Among Tani telah melalui prosedur. 

"Para pedagang menempati bedaknya sesuai hasil pengundian. Bahkan, dilakukan secara transparan melibatkan unsur kepolisian dan TNI serta pedagang," jelasnya.

Agus menegaskan, ketika ada nomor undian yang tersisa karena tidak diambil pedagang, maka nomor itu dititipkan ke Polres. Oleh karena itu, bagaimana bisa pihaknya melakukan kecurangan atau mempermainkan pembagian bedak.

"Masalahnya karena yang menerima bedak strategis merupakan pedagang yang berseberangan dengan kelompok mereka," tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

35 Peserta Bersaing di Pemilihan Putri Hijabfluencer Banten 2024

Baca Selanjutnya

UPT Pasar Induk Among Tani Tepis Isu Jual Beli Bedak

Tags:

Kota Batu Pasar Induk Among Tani Paguyuban Pedagang Sembilan Zona UPT Pasar Induk Among Tani pengundian bedak

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar