KETIK, HALMAHERA SELATAN – Di tengah musim kemarau yang telah berlangsung beberapa bulan, PDAM Kabupaten Halmahera Selatan menyiapkan sumber air baku Ake Noho untuk membantu layanan air bersih di wilayah Saketa.

Satu unit pompa berdaya 11 kilowatt dengan kapasitas produksi tujuh liter per detik telah selesai dipasang. Pemasangan jaringan listrik dan meteran oleh PLN masih berlangsung.

Sembari menunggu pekerjaan kelistrikan selesai, PDAM menyiapkan langkah sementara agar pompa dapat segera dioperasikan. Direktur PDAM Halmahera Selatan Soleman Bobote menyampaikan hal tersebut pada Minggu, 4 Oktober 2026.

“Pemasangan pompa sudah selesai. Saat ini, pihak PLN masih melakukan pemasangan jaringan listrik dan meterannya. Sambil menunggu pekerjaan itu rampung, kami akan mengoperasikan pompa menggunakan genset berbahan bakar minyak,” kata Soleman.

Pilihan tersebut membawa konsekuensi pada biaya operasional. Namun, PDAM menilai langkah itu perlu ditempuh untuk mendukung pelayanan dalam kondisi darurat.

Baca Juga:
NasDem Halmahera Selatan Satukan Barisan Politik, Konsolidasi Teritorial Menjangkau 30 Kecamatan

“Pola operasi menggunakan genset memang membutuhkan biaya cukup tinggi. Namun, untuk pelayanan dalam kondisi darurat, cara seperti ini tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Sumber Ake Noho diharapkan dapat menambah dukungan bagi layanan air bersih di Saketa. Meski demikian, kapasitas yang terpasang belum mencukupi seluruh kebutuhan wilayah tersebut.

“Kami berharap beroperasinya sumber Ake Noho bisa membantu pelayanan air bersih di Saketa. Namun, kapasitas yang terpasang secara keseluruhan saat ini belum mencukupi kebutuhan,” tutup Soleman.

Baca Juga:
Pemkab Halmahera Selatan Buka Ruang Tanggapan atas Usulan Nama Bandara yang Berakar pada Sejarah Bacan