KETIK, LEBAK – PT Rizki Bangun Beton menjadi salah satu pemasok beton siap pakai atau readymix untuk pembangunan sejumlah ruas jalan dalam program Bang Andra di Provinsi Banten pada 2026.

Sebagai penyuplai, perusahaan menegaskan komitmennya untuk mengutamakan mutu di setiap pengiriman. Komitmen tersebut didukung dengan legalitas perusahaan yang lengkap dan telah memenuhi standar resmi pemerintah.

PT Rizki Bangun Beton telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta Ijin Ritel dari Dinas Perdagangan yang sudah terbit. Dengan legalitas tersebut, perusahaan memastikan seluruh produk beton yang dipasok memiliki jaminan mutu dan sesuai regulasi.

Jalan beton membentang di antara kawasan perbukitan dan permukiman. Kualitas konstruksi jalan dipengaruhi mutu material, pelaksanaan pengecoran, dan perawatan beton. (Foto: PT Rizki Bangun Beton).

Humas PT Rizki Bangun Beton, Achmad Syarif, mengatakan, mutu menjadi perhatian utama dalam setiap proses penyediaan beton hingga sampai ke lokasi proyek.

Baca Juga:
SPAM di Lebak Banyak Tak Terawat, DPUPR Akan Perkuat Kelembagaan KPSPAM November Mendatang

“Kami dari PT Rizki Bangun Beton sebagai salah satu penyuplai beton readymix sangat mengutamakan mutu dalam setiap pengiriman. Kami berupaya memastikan beton yang dipasok memenuhi persyaratan teknis sesuai kebutuhan pekerjaan konstruksi. Apalagi kami sudah memiliki legalitas lengkap, sertifikasi SNI, TKDN, dan Ijin Ritel Disdag yang sudah terbit,” kata Achmad kepada wartawan, Senin 26 Oktober 2026.

Menurut Achmad, komitmen menjaga mutu tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas dan berkelanjutan di Banten.

Ia menjelaskan, kualitas akhir jalan beton tidak hanya ditentukan oleh material readymix yang dipasok dari batching plant, tetapi juga sangat dipengaruhi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Karena itu, setiap tahapan konstruksi, mulai dari persiapan sebelum pengecoran hingga perawatan beton setelah pengecoran, perlu dilaksanakan sesuai prosedur teknis.

Baca Juga:
Jaga Mutu Beton Proyek Jalan Bang Andra, PT Rizki Bangun Beton Terapkan Kontrol Ketat

Achmad juga menyoroti persoalan keretakan beton yang kerap langsung dikaitkan dengan kualitas material dari batching plant.

“Ketika ditemukan keretakan pada jalan beton, jangan langsung menyalahkan batching plant. Perlu dilihat juga bagaimana pelaksanaan pekerjaan di lapangan, termasuk proses pengecoran dan perawatan beton yang dilakukan oleh kontraktor,” ujarnya.

Ia menambahkan, perawatan beton atau curing menjadi salah satu tahapan krusial untuk menjaga kelembapan selama proses pengerasan. Jika perawatan tidak memadai, kekuatan beton bisa terganggu dan risiko retak meningkat.

“Harapan kami, seluruh pihak dapat sama-sama menjaga kualitas pekerjaan. Beton yang bermutu harus didukung dengan pelaksanaan pengecoran dan perawatan yang benar agar jalan yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan memiliki ketahanan sesuai perencanaan,” kata Achmad.

Dengan pasokan beton yang mengutamakan mutu dan didukung legalitas lengkap, PT Rizki Bangun Beton berharap pembangunan sejumlah ruas jalan program Bang Andra di Provinsi Banten dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (*)