Paslon Rahmad Bondowoso Siap Bebaskan PBB Warga Miskin Ekstrem hingga Honor Guru Ngaji Tepat Waktu

Jurnalis: Haryono
Editor: Naufal Ardiansyah

19 Nov 2024 20:01

Thumbnail Paslon Rahmad Bondowoso Siap Bebaskan PBB Warga Miskin Ekstrem hingga Honor Guru Ngaji Tepat Waktu
Paslon Rahmad saat debat ketiga. (Foto: Haryono/Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati dan calon wakil bupati Bondowoso nomor urut 01, Ra Hamid-Ra As'ad berkomitmen untuk membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi warga kategori miskin ekstrem. 

Hal itu disampaikan oleh Cabup 01 Ra Hamid saat memaparkan visinya dalam debat ketiga Pilkada 2024 Bondowoso di Hotel Palm, Selasa (19/11/2024). 

Adapun tema debat kandidat kali ini yakni soal Pajak, Pengelolaan APBD, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup serta Pariwisata. 

Dalam paparannya, Rahmad berkomitmen mendorong pembangunan ekonomi, memajukan usaha mikro dan mengutamakan kepentingan umum. 

Baca Juga:
Terungkap! Ada Ruangan Khusus di Rumah Dinas Bupati Sleman untuk Kumpulkan Proposal

“Jadi filosofinya adalah hak masyarakat diutamakan baru bicara soal kewajibannya,” kata pria bernama lengkap KH Abd Hamid Wahid tersebut. 

Menurutnya, jika masyarakat berdaya maka partisipasi di sektor pajak dengan mudah bisa ditingkatkan.

Tidak hanya itu kata dia, kepercayaan publik harus dibangun dengan menghadirkan birokrasi yang bersih dan profesional. 

“Masyarakat tahu banyak pejabat yang fleksing pakai uang pajak. Itu membuat masyarakat enggan untuk taat pajak,” terang dia. 

Baca Juga:
Respon Kesbangpol Pacitan Sikapi Isu Pilkada Melalui DPRD

Digitalisasi dan kesejahteraan petugas pajak juga menjadi salah satu fokus Paslon Rahmad.

Jika dirinya diberikan amanah memimpin Bumi Ki Ronggo, maka Rahmad akan membebaskan PBB bagi masyarakat dengan ekonomi yang sangat terbatas Atau miskin ekstrem. 

“Ini sebagai wujud prinsip keadilan pajak dan keberpihakan kepada rakyat,” imbuh dia. 

Sementara dalam dalam rangka meningkatkan pajak. Ra Hamid dan pasangannya akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi dengan mengedepankan empat prinsip pajak. Yakni keadilan, kepastian, kemudahan dan efisiensi. 

Kemudian dalam pengelolaan APBD dia akan menggunakan prinsip yang tepat, cepat, akuntabel dan pro rakyat. 

Tidak hanya lanjut dia, kualitas birokrasi juga penting untuk menciptakan profesionalitas, aparat yang cepat tanggap melayani. 

Sebab birokrasi yang tidak berkualitas maka kinerjanya akan bermasalah dan berdampak pada penyerapan APBD lambat, pembayaran Siltap lambat, pembayaran honor guru ngaji lambat, pembangunan infrastruktur lambat sehingga masyarakat yang akan menjadi korban. 

“Ini yang sering terjadi di Bondowoso. Kita ingin tidak terjadi pagi di masa-masa yang akan datang,” tegas dia. (*)

Baca Sebelumnya

realme GT 7 Pro: Smartphone Flagship Pertama yang Gunakan Snapdragon 8 Elite

Baca Selanjutnya

Hasil Survei Terbaru Pilbup Bandung : Elektabilitas Dadang Supriatna Melesat Ungguli Paslon 01

Tags:

pasangan rahmad Rahmad Bondowoso Pilkada 2024 Pilkada bondowoso pilkada

Berita lainnya oleh Haryono

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar