Pasar Takjil Ketidur, Penggerak Ekonomi UMKM Sekaligus Wadah Kreasi Seni Ramadan

Dibuka Wali Kota Mojokerto, Dorong UMKM Kuliner Raup Cuan

28 Februari 2026 12:20 28 Feb 2026 12:20

Thumbnail Pasar Takjil Ketidur, Penggerak Ekonomi UMKM Sekaligus Wadah Kreasi Seni Ramadan

Ning Ita, Wali Kota Mojokerto, bersama jajaran OPD membuka acara Pasar Takjil Ketidur, penggerak ekonomi UMKM sekaligus wadah kreasi seni Ramadan (Foto: Sholahudin/Ketik.com).

KETIK, MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari resmi membuka Pasar Takjil Ramadan 1447 Hijriah di halaman Pasar Ketidur, Kota Mojokerto, yang digelar mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026. Agenda tahunan ini menjadi strategi Pemerintah Kota Mojokerto untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM kuliner selama bulan suci Ramadan.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa pasar takjil telah menjadi program rutin pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro.

“Kegiatan pasar takjil Ramadan ini sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Kita memberikan ruang bagi UMKM kuliner agar memiliki tempat yang lebih spesial untuk menjajakan produknya selama Ramadan,” terangnya.

 

16 Ribu UMKM Kuliner Didorong Manfaatkan Momentum Ramadan

Ning Ita mengungkapkan, Kota Mojokerto memiliki sedikitnya 16.000 UMKM kuliner yang tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah kota memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing usaha mikro.

“Kita berharap Ramadan yang penuh berkah ini akan menghasilkan cuan yang melimpah bagi UMKM. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya sektor kuliner,” tambahnya.

Ia menekankan, perputaran ekonomi selama Ramadan harus memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil agar mampu bertahan dan berkembang.

 

Jadi Pusat Kuliner dan Ruang Ekspresi Seni

Tak hanya menjadi sentra jajanan berbuka puasa, Pasar Takjil Ketidur juga menghadirkan beragam kegiatan seni dan lomba untuk memeriahkan suasana. Pemerintah kota membuka ruang kreasi bagi masyarakat agar Ramadan terasa lebih semarak.

“Berbagai kegiatan yang diselenggarakan di pasar takjil ini juga menjadi ruang kreasi bagi masyarakat melalui kegiatan seni dan budaya, sehingga semakin meramaikan suasana Ramadan di Kota Mojokerto,” pungkasnya.

 

Pemkot Bagikan 1.000 Kupon Gratis

Sebagai bentuk dukungan konkret kepada pelaku UMKM, Pemkot Mojokerto melalui Korpri membagikan 1.000 kupon gratis kepada masyarakat. Setiap kupon bernilai Rp10.000, sehingga total dana yang digelontorkan mencapai Rp10 juta.

Kupon tersebut dapat dibelanjakan langsung di Pasar Takjil Ketidur. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi sekaligus membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan omzet selama Ramadan 1447 Hijriah. (*)

Tombol Google News

Tags:

kotamojokerto ningita Mojokerto umkmkotamojokerto