Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari: Hidden Gem Kuliner Tradisional Terbaru di Surabaya

Jurnalis: Ali Azhar
Editor: Muhammad Faizin

1 Nov 2024 06:00

Thumbnail Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari: Hidden Gem Kuliner Tradisional Terbaru di Surabaya
Foto suasana saat malam hari di Pasar Nyi Pandan Sari yang terletak di Kelurahan Jeruk, Surabaya. (Foto: Ali Azhar D/Ketik co.id)

KETIK, SURABAYA – Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari hadir sebagai destinasi wisata kuliner baru di Surabaya yang mengusung konsep tradisional unik. Berlokasi di Jalan Jeruk Gang 4 RW 2, Kelurahan Jeruk, Lakarsantri, pasar ini menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda dengan sentuhan budaya Jawa yang kental.

"Sejarah Pasar Ndeso ini berawal dari tanah golongan atau tanah aset orang Jeruk yang dikelola oleh pemerintah. Sejak awal, lokasi ini memang direncanakan untuk dikembangkan menjadi area wisata," ungkap Anjar, PR Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari Surabaya kepada jurnalis Ketik.co.id, Kamis, 31 Oktober 2024.

Menurut Anjar, pembangunan pasar ini dimulai pada awal tahun 2024 dan resmi dibuka untuk umum pada Juli 2024.

"Nama Pasar Ndeso sendiri diambil dari punden yang ada di daerah Jeruk, yaitu Punden Nyi Pandan Sari. Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pelestarian nilai sejarah lokal," jelasnya.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

 

Jam Operasional dan Tiket Masuk

Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari beroperasi khusus di akhir pekan dengan jadwal yang berbeda untuk Sabtu dan Minggu. "Pada hari Sabtu, pasar buka mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan untuk hari Minggu, kami beroperasi lebih pagi, yaitu dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB," terang Anjar.

Yang menarik, pasar ini tidak memungut biaya masuk alias gratis untuk seluruh pengunjung. "Pengunjung cukup menukarkan uang mereka dengan koin kayu yang akan digunakan untuk bertransaksi di dalam pasar," tambahnya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

 

Sistem Pembayaran Unik

Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari memiliki sistem pembayaran yang khas menggunakan koin kayu dengan tiga denominasi berbeda. "Kami menyediakan koin kayu berbentuk lingkaran senilai 2.000 rupiah, persegi senilai 10.000 rupiah, dan segitiga senilai 20.000 rupiah," jelas Anjar.

 

Nuansa Tradisional yang Kental

Untuk memperkuat nuansa tradisional, para pedagang, khususnya ibu-ibu penjual, diwajibkan mengenakan pakaian kebaya. Hal ini menciptakan suasana nostalgia dan memberikan pengalaman berbelanja yang otentik bagi pengunjung.

 

Sajian Kuliner Legendaris

"Kami menyajikan berbagai makanan jadul khas Surabaya dan Jawa Timur dengan harga yang terjangkau. Ini adalah upaya kami untuk melestarikan kuliner tradisional sekaligus memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk menikmatinya," ujar Anjar.

Para pengunjung dapat menemukan berbagai hidangan legendaris yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain. Dengan konsep harga yang terjangkau, Pasar Ndeso ini menjadi destinasi yang cocok untuk semua kalangan.

"Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari ini merupakan hidden gem terbaru di Kota Pahlawan. Kami berharap tempat ini bisa menjadi ruang nostalgia sekaligus edukasi bagi generasi muda tentang kekayaan kuliner tradisional kita," tutup Anjar.

Bagi yang ingin mengunjungi Pasar Ndeso Nyi Pandan Sari, dapat langsung menuju ke Jalan Jeruk Gang 4 RW 2, Jeruk, Lakarsantri, Surabaya. Dengan konsep unik dan harga terjangkau, pasar ini menjadi destinasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat akhir pekan di Surabaya. (*) 

Baca Sebelumnya

Cawabup Bandung Ali Syakieb Ungkapkan Pengalaman Pertama Ikut Debat Publik

Baca Selanjutnya

Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Pj Gubernur Jatim: Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri

Tags:

Pasar Ndeso Pasar Nyi Pandan Sari surabaya UMKM Surabaya

Berita lainnya oleh Ali Azhar

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

14 April 2026 05:20

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

2 April 2026 18:11

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

28 Maret 2026 14:00

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

14 Maret 2026 21:15

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

28 Januari 2026 19:01

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

19 Januari 2026 19:50

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar