Pantai Jumiang Pamekasan, Menyusuri Kisah Buju’ Adirasa di Selatan Madura

Jurnalis: Dendy Ganda Kusumah
Editor: Fisca Tanjung

24 Mar 2026 13:00

Thumbnail Pantai Jumiang Pamekasan, Menyusuri Kisah Buju’ Adirasa di Selatan Madura
Salah satu sudut Pantai Jumiang Pamekasan. Konon, jika cuaca cerah, dari ujung dermaga akan tampak cerobong raksasa PLTU Paiton di Pulau Jawa. (Foto: Disparbud Provinsi Jatim)

KETIK, PAMEKASAN – Pantai Jumiang merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Pulau Madura. Pantai ini berada di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, sekitar 12 kilometer ke arah tenggara dari pusat kota.

Pantai Jumiang merupkan salah satu tepian paling selatan Pulau Madura. Bahkan, jika cuaca cerah, menurut penduduk setempat, dari ujung pantai, pengunjung bisa melihat cerobong PLTU Paiton di Pulau Jawa.

Nama Jumiang disebut berasal dari dua kata 'Ju' dan 'Miang', yang berarti muncul rasa gatal. Pada zaman dahulu, wilayah sekitar Jumiang dipenuhi pohon ilalang yang tinggi dan lebat. Sehingga setiap orang yang lewat akan terpaksa menerobosnya, maka kulitnya akan terasa gatal karena menyentuh pohon-pohon ilalang tersebut

Pantai Jumiang menawarkan pemandangan yang memikat dengan hamparan pasir putih yang bersih, air laut yang jernih berwarna biru kehijauan, serta tebing karang yang menjulang indah di sisi timurnya. Pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar kawasan pantai juga menambah suasana sejuk, membuat tempat ini cocok untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sumenep Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Suasana Pantai Jumiang juga relatif lebih tenang dibandingkan sejumlah pantai lain yang lebih ramai. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan berjalan santai di sepanjang pantai, bersantai di bawah pepohonan, atau sekadar duduk menikmati angin laut yang berhembus lembut.

Bagi pecinta memancing, Pantai Jumiang juga memiliki pesona tersendiri. Terumbu karang yang masih terjaga menjadi rumah pelbagai jenis ikan.

Saat matahari mulai terbenam, pemandangan Pantai Jumiang berubah semakin dramatis. Langit yang perlahan berubah warna menjadi jingga dan merah menciptakan panorama senja yang memukau. Momen ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto atau sekadar menikmati keindahan alam.

Di kawasan Pantai Jumiang terdapat sebuah makam kuno. Namanya, Buju’ Adirasa.

Baca Juga:
Campor Lorjuk Bu Iis di Pamekasan, Warung Sederhana yang Jadi Jujugan Para Pesohor

Menurut kisah masyarakat, makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir seorang pertapa bernama Adirasa yang dahulu gemar bertapa di kawasan Jumiang. Adirasa disebut sebagai paman tokoh legendaris Madura, Joko Tole. 

Beragam cerita mistis juga berkembang di sekitar Buju’ Adirasa. Salah satunya menyebutkan bahwa dahulu terdapat sebuah telaga kecil dengan mata air tawar di dekat makam tersebut. Telaga ini digambarkan memiliki pemandangan yang sangat indah, dikelilingi pepohonan rindang serta sebuah batu putih yang dipercaya sering digunakan untuk beribadah.

Ada pula kisah mengenai pohon mengkudu besar yang pernah tumbuh di sekitar makam. Pohon ini dipercaya menjadi pertanda bagi masyarakat sekitar. Jika salah satu cabangnya patah, maka diyakini akan ada tokoh masyarakat yang meninggal dunia.

Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati keindahan Pantai Jumiang dan Buju' Adirasa. Pengunjung hanya perlu membayar tiket parkir.

Pengunjung pun tak perlu khawatir jika tak membawa bekal. Di kawasan pantai, terdapat sejumlah warung yang menyediakan pelbagai makanan dan minuman ringan. (*)

Baca Sebelumnya

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Lima Pesawat Tanker Militer Rusak Parah

Baca Selanjutnya

Safari Ramadan Jombang, Bupati Salurkan Bantuan Masjid

Tags:

Pantai Jumiang Pamekasan Buju' Adirasa Joko Tole Adirasa

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

15 April 2026 18:56

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

14 April 2026 06:49

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

14 April 2026 06:29

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar