Panen Raya Jagung Serentak, Polres Abdya Dorong Swasembada Pangan 2025

Editor: T. Rahmat

27 Sep 2025 13:56

Thumbnail Panen Raya Jagung Serentak, Polres Abdya Dorong Swasembada Pangan 2025
Polres Abdya bersama petani panen raya jagung serentak kuartar III di Desa Alue Dawah, Babahrot, Abdya, Sabtu, 27 September 2025. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Hamparan ladang jagung di Desa Alue Dawah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tampak semarak pada Sabtu, 27 September 2025. Para petani bersama jajaran Polres Abdya turun ke sawah dan ladang, memanen jagung secara serentak dalam agenda Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Swasembada Pangan 2025 yang digagas Polres Abdya, dengan harapan mampu mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat lokal.

Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto, menegaskan bahwa panen raya ini bukan hanya seremoni belaka, tetapi wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut andil dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui panen raya ini, kita ingin membuktikan bahwa pangan adalah kekuatan utama bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:
Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Foto Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto bersama Wakapolres Misyanto, Kadis Pertanian Abdya Hendri dan Kepala Bulog Abdya memperlihatkan jagung yang telah dipanen dalam program panen raya di Babahrot, Sabtu, 27 September 2025. (Foto: T. Rahmat/Ketik)Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto bersama Wakapolres Misyanto, Kadis Pertanian Abdya Hendri dan Kepala Bulog Abdya memperlihatkan jagung yang telah dipanen dalam program panen raya di Babahrot, Sabtu, 27 September 2025. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

Menurutnya, jagung dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan pasar yang luas, mulai dari bahan pangan, pakan ternak, hingga industri.

“Jagung adalah komoditas strategis. Jika dikelola baik, bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, panen raya kali ini mencakup lahan sekitar 25 hektare milik petani di Desa Alue Dawah. Dari lahan tersebut, diperkirakan menghasilkan lebih dari 150 ton jagung pipilan kering.

Baca Juga:
Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

Hasil panen itu tidak hanya akan dipasarkan di dalam Kabupaten Abdya, tetapi juga disuplai ke beberapa kabupaten tetangga, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal.

Selain membantu membuka akses pasar, kegiatan panen raya juga mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian. Polres Abdya berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu fokus kerja sama dengan masyarakat.

“Kami berharap, apa yang dilakukan hari ini menjadi contoh sinergi positif. Ketahanan pangan harus dijaga bersama, karena pangan adalah fondasi ekonomi dan stabilitas bangsa,” pungkas Kapolres.

Dengan semangat gotong royong ini, panen raya jagung serentak di Abdya bukan hanya menandai keberhasilan petani, tetapi juga menjadi tonggak penting menuju swasembada pangan 2025. (*)

Baca Sebelumnya

Resmi Wisuda Magister di Unair, HM Arum Sabil: Belajar Tidak Mengenal Usia

Baca Selanjutnya

Komnas Perempuan Membuka Lowongan Pekerjaan, Ada 3 Posisi!

Tags:

petani Jagung Petani Jagung polres abdya Aceh Barat Daya babahrot Pertanian Panen raya AKBP Agus Sulistianto Aceh

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

18 April 2026 16:20

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

17 April 2026 21:09

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

17 April 2026 20:48

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

17 April 2026 13:43

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

15 April 2026 21:13

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

14 April 2026 14:58

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend