Panen Cabai di Kota Malang dalam Setahun Masih Fluktuatif

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

22 Mar 2024 10:06

Thumbnail Panen Cabai di Kota Malang dalam Setahun Masih Fluktuatif
Slamet saat mengunjungi salah satu petani cabai di Kota Malang. (Foto: Slamet Husnan)

KETIK, MALANG – Hasil panen cabai di Kota Malang masih cenderung fluktuatif selama masa panen dalam satu tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan.

Ia menjelaskan di Kecamatan Kedungkandang terdapat 40 hektar area yang ditanami cabai. Dalam satu tahunnya panen dapat terjadi hingga 10-12 kali dengan hasil yang cukup bervariatif.

"Setiap masa tanam itu panen cabai bisa sampai 10-12 kali. Panen pertama biasanya kg nya tidak terlalu banyak, kemudian meningkat, meningkat, sampai puncaknya itu panen ke enam. Lalu pada panen ketujuh menurun lagi," ujar Slamet, Jumat (22/3/2024).

Kendati demikian memasuki musim hujan kali ini terdapat hasil cukup bagus bagi panen di Kota Malang, khususnya Kedungkandang. Namun kondisi tersebut membuat petani harus berhati-hati.

Hal itu disebabkan musim hujan mampu menyebabkan tunas daun keriting dan memberikan risiko terhadap tanaman cabai.

"Musim hujan ini cukup bagus di wilayah Kedungkandang namun ada beberapa tanaman yang mengalami kriting pucuk tunas daunnya. Apalagi saat hujan malam, ini yang lebih berisiko untuk tanaman cabai," lanjutnya.

Selain di Kedungkandang, Merjosari juga menjadi salah satu daerah penghasil cabai di Kota Malang. Pada panen lalu, Merjosari mampu menghasilkan hingga 4.000 ton cabai yang dilakukan secara bertahap.

"Kemarin di Merjosari itu sampai 4.000 ton, total dari panen pertama, kedua, dan ketiga," lanjutnya.

Jumlah tersebut masih belum dapat mencukupi kebutuhan cabai bagi masyarakat Kota Malang. Namun menurut Slamet hal tersebut masih wajar sebab Kota Malang bukanlah daerah penghasil cabai.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kota Malang menjalin kerjasama dengan daerah-daerah penghasil cabai. Kerjasama tersebut salah satunya melalui mekanisme pasar yang berjalan.

"Iya belum mencukupi, karena panennya kan bertahap, sementara kebutuhan tiap hari terus ada. Kota Malang bukan daerah produsen sehingga belum mencukupi sehingga perlu ada support dukungan dari daerah lain. Bisa melalui kerjasama antar daerah, bisa langsung mekanisme pasar yang berjalan," tutup Slamet.(*)

Baca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika Premiere
Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil
Baca Sebelumnya

Bupati Rahmatan li ”Masyarakatin”

Baca Selanjutnya

Antisipasi Arus Mudik, Pemerintah Akan Gratiskan 6 Ruas Tol

Tags:

Dispangtan Kota Malang Hasil Panen Cabai Panen Cabai Kota Malang Kota Malang Panen cabai Kebutuhan Cabai

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend