Pakar Unair Beberkan Manfaat Acara Clash of Champions

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

7 Jul 2024 06:55

Thumbnail Pakar Unair Beberkan Manfaat Acara Clash of Champions
Acara Clash of Champions (CoC). (Foto: Ruangguru)

KETIK, SURABAYA – Viralnya program besutan Ruangguru yaitu Clash of Champions (CoC), program ini adalah sebuah game show yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa berprestasi Indonesia, baik  yang sedang menempuh pendidikan di dalam, maupun di luar negeri.

Pakar Sosiologi Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unair, Dr Tuti Budirahayu Dra MSi menjelaskan tayangan tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis dan pemasaran layanan kepada masyarakat melalui tim kreatif.

“Dengan cara ini, maka Ruangguru sebagai sebuah bisnis pendidikan akan semakin dikenal dan dicari masyarakat yang menginginkan anak-anak mereka memiliki kemampuan sekaliber para peserta CoC,” terangnya.

Tuti menambahkan acara CoC ini menyimpan dualisme manfaat. Manfaat itu, bisa diklasifikasikan tergantung kalangan mana saja yang mengonsumsi acara tersebut.

Baca Juga:
Pendaftaran Jalur Mandiri Unair 2026 Dibuka: Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya

Jika ditelusuri, lanjutnya, yang mendapat manfaat langsung adalah para mahasiswa yang berotak cemerlang dari universitas bergengsi yang diundang dalam acara tersebut.

“Dikatakan mendapat manfaat secara langsung, pasti nama mereka akan tambah semakin dikenal. Yang sebelumnya mereka memang sudah terkenal sebagai mahasiswa unggul dan ini menjadi tambahan modal bagi mereka untuk jenjang karir yang lebih tinggi,” papar Tuti.

Bagi mahasiswa dengan kemampuan kognitif pada bidang Matematika atau ilmu eksakta lainnya, acara ini akan sangat bermanfaat.

Sebaliknya, mahasiswa dengan minat dan bidang studi sosial humaniora bisa dibilang belum mendapatkan manfaat secara langsung dari acara tersebut.

Baca Juga:
Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

“Masyarakat yang memiliki minat dalam bidang kognitif akan termotivasi, namun bagi mahasiswa yang memiliki talenta berbeda seperti di bidang seni, sastra, dan ilmu-ilmu sosial humaniora mungkin belum bisa merasakan manfaat secara langsung,” tutur Tuti.

Tuti mengatakan ide game CoC patut diapresiasi. Selain penyelenggara, peserta yang memiliki latar belakang berbeda dengan berbagai keunikan dan keunggulan juga patut dihargai.

Kendati demikian, menurut Tuti penyelenggara harus memperhatikan keberagaman mahasiswa yang terlibat.

“Acara itu menurut saya baik dan mengapresiasi para mahasiswa bertalenta. Namun, para pembuat acara itu sebaiknya dapat lebih memperhatikan keberagaman mahasiswa. Jangan  sampai, nantinya malah membuat para peserta semakin menjadi kelompok mahasiswa elite dan eksklusif yang merasa lebih baik dan pintar dari teman-teman mahasiswa lainnya,” pesan Tuti.

Tuti menambahkan, hal itu dikarenakan tugas mahasiswa selain mengembangkan ilmu pengetahuan, juga harus mampu bersikap kritis terhadap berbagai persoalan yang membelit masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

BCA Belum Resmikan Biaya Admin EDC Rp4 Ribu untuk Tarik Tunai

Baca Selanjutnya

Kejar Target "Sangat Inovatif", Pemkab Bandung Ajukan 150 Inovasi di Ajang Indeks Innovative Government Award 2024

Tags:

Ruangguru Clash of Champions CoC Unair Pakar Unair Universitas Airlangga

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar