Pakar UC Ungkap Dampak Psikologi Aplikasi Koin Jagat

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Aziz Mahrizal

14 Jan 2025 19:00

Thumbnail Pakar UC Ungkap Dampak Psikologi Aplikasi Koin Jagat
Pemburu Koin Jagat yang memanjat pohon di salah satu Taman di Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Viral aplikasi Koin Jagat yang menawarkan uang tunai ratusan ribu hingga jutaan Rupiah menghebohkan masyarakat di beberapa daerah, termasuk Surabaya. Bahkan Pemkot Surabaya telah melarang pencarian koin tersebut lantaran aktivitasnya yang merusak fasilitas umum (Fasum).

Mengenai perilaku masyarakat yang ingin mengikuti tren pemburu Koin Jagat ini, Pakar Psikologi Universitas Ciputra (UC) Dr Jony Eko Yulianto menyebut dampak negatif karena mengikuti permainan ini, yaitu kerusakan fasilitas umum, ketergantungan dan adanya potensi manipulatif.

"Ketiadaan kontrol dalam permainan ini membuat beberapa peserta melanggar norma sosial dengan merusak lingkungan demi mendapatkan koin," jelasnya pada Ketik.co.id pada Selasa 14 Januari 2025.

Jony juga menerangkan mengenai dampak, ketergantungan untuk fenomena ini dapat memicu kebiasaan yang sulit dihentikan, terutama jika seseorang terus mencoba meski tidak berhasil.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Fenomena seperti ini rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menipu atau mengeksploitasi peserta," terangnya.

Mengenai mudahnya masyarakat mengikuti tren viral Koin Jagat, Jony menerangkan fenomena memanfaatkan kombinasi elemen gamifikasi, hadiah ekonomi, dan daya tarik digital yang menstimulasi perilaku berburu harta karun modern.

"Dalam psikologi, hal ini terkait dengan reward system di otak, di mana imbalan langsung atau prospek hadiah besar mampu meningkatkan motivasi seseorang untuk terlibat," ucap Jony.

Foto Pakar Psikologi Universitas Ciputra Dr Jony Eko Yulianto. (Foto: Humas UC)Pakar Psikologi Universitas Ciputra Dr Jony Eko Yulianto. (Foto: Humas UC)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Mengenai media sosial memainkan peran kunci sebagai katalis penyebaran informasi, menciptakan kesadaran kolektif yang membuat orang merasa perlu ikut serta agar tidak ketinggalan tren, yang dalam ilmu psikologi dikenal sebagai fear of missing out (fomo).

Untuk dampak psikologis bagi pemburu Koin Jagat, Jony menjabarkan mereka dapat mengalami efek psikologis yang beragam.

Pertama, mereka merasakan kegembiraan saat menemukan koin dan merasa frustasi akibat kegagalan dalam mendapatkan koin.

"Aktivitas ini juga menimbulkan ilusi kontrol, di mana individu merasa memiliki peluang besar untuk menang, meskipun kenyataannya hasilnya sangat bergantung pada keberuntungan," ulasnya.

"Bagi sebagian orang, keterlibatan berulang dalam fenomena ini dapat menyebabkan perilaku adiktif, terutama jika hadiah yang diharapkan terus menghindar dari jangkauan," imbuhnya.

Pakar Psikologi ini menyarankan agar para pelaku bisa memberhentikan aksinya tersebut dengan cara pendekatan multidisipliner untuk mengurangi dampak, misalnya memberikan edukasi publik dengan menyediakan informasi tentang potensi bahaya fenomena ini, termasuk dampak negatif sosial dan psikologis.

Selanjutnya, menciptakan regulasi  pemerintah atau otoritas terkait perlu mengatur aktivitas seperti ini agar tidak merusak fasilitas umum atau melanggar hukum.

"Menciptakan alternatif dengan mendorong masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih produktif atau mendukung ekonomi lokal," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Perkuat Diplomasi Global, Retno Marsudi Didapuk Jadi Board of Council Paragon Wardah Stewardship

Baca Selanjutnya

Pelabuhan Tanjung Perak Sambut Kapal Pesiar Seven Seas Voyager Perdana di Surabaya

Tags:

Koin Jagat dampak psikologi Pakar Psikologi UC Universitas Ciputra Dr Jony Eko Yulianto surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar