KETIK, BREBES – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes resmi melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat baru pada Jumat, 6 November 2026.

Meskipun terjadi pergantian kepemimpinan, Dinperwaskim menegaskan tidak ada waktu bersantai demi mengejar penuntasan program strategis nasional sebelum tutup tahun 2026.

Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, Vindar Aris Nugroho, menyambut baik pergantian pejabat yang merupakan hasil pelantikan oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma tersebut. Ia meminta para pejabat baru langsung tancap gas tanpa mengubah peta program yang sedang berjalan.

"Jangan ganti program yang sudah berjalan. Padukan semangat baru dengan program yang telah ada. Kita memiliki program besar dari Kementerian Perumahan yang harus dituntaskan hingga akhir tahun," tegas La Ode Vindar kepada awak media usai kegiatan.

Mutasi jabatan kali ini menempatkan figur-figur strategis pada posisi kunci:

Baca Juga:
Respon Cepat Aduan Warga, Dinperwaskim Brebes Verifikasi RTLH Milik Buruh Serabutan di Sitanggal

• Moh. Tolani - Promosi dari Kepala Bidang Perumahan Rakyat menjadi Sekretaris Dinas (Sekdin).
• Asri Noviarti - Dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan Rakyat menggantikan Moh. Tolani.
• Mohammad Aka Darma– Sebelumnya bertugas di Dindikpora, kini menjabat Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan menggantikan Dedi Iman Wahyudin.

Dua Pekerjaan Rumah Besar Menanti Sebelum 2027

La Ode Vindar menegaskan ada dua target raksasa yang sudah didelegasikan dan wajib rampung pada akhir Desember 2026.

1. Tuntaskan 1.545 Unit Bedah Rumah Merah Putih

Baca Juga:
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Desember 2026

Ini menjadi prioritas utama Asri Noviarti. Sebanyak 1.545 unit rumah yang telah lolos proses verifikasi dan validasi (verval) harus segera diselesaikan pelaksanaan fisik hingga pencairan anggarannya. Program ini merupakan transformasi dari program bedah rumah periode sebelumnya.

2. Buka Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat Rp55 miliar

Tugas strategis ini dipikul oleh Mohammad Aka Darma. Proyek ini bertujuan membuka dan melebarkan akses jalan dari 4 meter menjadi 8 meter menuju Sekolah Rakyat di Kedungabad, Desa Wlahar, Kecamatan Larangan.

Proyek dengan total anggaran fantastis mencapai Rp55 miliar ini mencakup pembangunan jalan akses dan dua jembatan, serta ditargetkan memberi kemanfaatan bagi sekitar 6.262 kepala keluarga (KK).

Selain mengejar tenggat waktu akhir tahun, pejabat baru juga langsung dihadapkan pada persiapan program tahun 2027. Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan di bawah komando Mohammad Aka ditargetkan untuk mengawal pengurusan sertifikat dan proses administrasi pertanahan terkait rencana pelebaran Jalan Lingkar Utara (Jalinu) menjadi empat lajur.

"Kedua bidang ini memiliki target yang jelas. Bu Asri menuntaskan 1.545 unit Bedah Rumah Merah Putih, Pak Aka menyelesaikan akses jalan menuju Sekolah Rakyat. Semua harus tuntas akhir tahun ini," pungkas La Ode Vindar.(*)